Gubernur yang juga pemilik nama stadion termegah di Papua, Lukas Enembe sedang menjadi pembahasan publik karena dicekal oleh Direktorat Jenderal Imigrasi saat hendak bepergian ke luar negeri.
Pelarangan itu muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan permohonan larangan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi pada 7 September 2022.
KPK menetapkan pemilik nama stadion terbaru dan megah di Papua itu sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dan kasus suap senilai Rp 1 miliar.
Dalam konteks ini, tentu menarik untuk membicarakan aset kakayaan pria berusia 55 tahun bernama Lukas Enembe itu.
Sebagai pejabat publik selevel Gubernur, Lukas Enembe tentu wajib melaporkan asetnya secara berkala kepada pihak lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Laporan tersebut muncul di situs publik Laporan Harta Kekayaan Keuangan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang bisa diakses oleh publik secara transparansi.
Pada tahun 2012, Lukas melaporkan kekayaannya hartanya sebesar Rp 3,62 miliar. Kemudian pada 2016, kekayaannya meroket menjadi Rp 11,81 miliar.
Saat mencalonkan diri sebagai gubernur Papua, harta kekayaan Lukas Enembe terus meroket hingga mencapai Rp 22,44 miliar. Semua aset dilaporkan pada Januari 2018.
Menurut situs resmi LHKPN, kekayaan bersih Lukas Enembe mengalami peningkatan yang signifikan hanya dalam 2 tahun, dari 2020 hingga 2022.
Baca Juga: Mahfud Beberkan Dugaan Korupsi Gubernur Papua, Jubir Lukas Enembe: Pembunuhan Karakter
Penambahan aset kekayaan yang dilaporkan pada tanggal 31 Maret 2022 sebesar Rp12,5 miliar. Berikut ini rincian harta kekayaan Lukas Enembe:
1Mobil Toyota Fortuner 2007 dari hasil sendiri Rp300.000.000
2Mobil Toyota Jeep Land Cruiser 2010 senilai Rp396.953.600
3Mobil Toyota Camry 2010 senilai Rp85.536.000
4Mobil Honda Jazz 2007 hasil sendiri Rp150.000.000
5Surat Berharga senilai Rp1.262.252.563
Tag
Berita Terkait
-
Mahfud Beberkan Dugaan Korupsi Gubernur Papua, Jubir Lukas Enembe: Pembunuhan Karakter
-
Klaim Tak Akan Larikan Diri Usai Jadi Tersangka KPK, Lukas Enembe Ngaku Masih Pemulihan Kesehatan
-
Perintah Jokowi Soal Pejabat Ganti Mobil Listrik, Bobby Nasution: Segera Lelang Mobil Para Pejabat Pemkot Medan
-
Banding Ditolak, Ferdy Sambo Dipecat, Berikut Para 'Bestie' nya
-
Sepak Terjang Teddy Minahasa yang Tercatat Sebagai Perwira Polri Terkaya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Aksi Pria Curi CCTV di Jakabaring Berakhir Tragis, Wajah Babak Belur usai Terekam Kamera
-
Hapus Sistem 3 Bulanan, TPG Cair Tiap Bulan Jadi Kepastian Hak bagi Ribuan Guru
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid