Para petinggi Kepolisian saat ini menjadi sorotan publik karena diduga memiliki gaya hidup hedon (mewah) dengan harta kekayaan yang berlimpah. Hal ini terungkap pasca pemeriksaan terhadap tersangka pembunuhan Brigadir J yakni Ferdy Sambo yang memiliki kekayaan yang cukup fantastis, hingga harga outfit Brigjen pol. Andi Rian yang harganya belasan juta rupiah.
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa juga mendadak jadi banyak perhatian publik. Ia didapati sebagai perwira polisi terkaya di Indonesia pada 2022. Kekayaan bersihnya tercatat mencapai Rp 29,9 miliar.
Catatan kekayaan Perwira Polisi itu terungkap setelah menilik laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK RI melalui situs www.elhkpn.kpk.go pada 9 September 2022. Berdasarkan hasil rekaman catatan LHKPN itu, Teddy Minahasa terakhir kali melaporkan harta kekayaan miliknya pada 31 Desember 2021.
Di antara aset kekayaan senilai Rp 29,9 miliar itu, lebih dari Rp 25 miliar berupa tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia termasuk Pasuruan, Malang dan Pendeglang.
Ia juga memiliki sejumlah harta lain berupa kendaraan bermotor. Berbagai kendaraan yang dimiliki Inspektur Jenderal Teddy Minahasa antara lain Jeep Wrangler 2018, Toyota FJ 55 1970, Toyota Land Cruiser HDJ 80R, dan sebuah unit motor Harley Davidson Solo 2014.
Menurut data yang tercantum di situs LHKPN KPK, seluruh kendaraan milik Irjen Teddy Minahasa senilai Rp. 2 miliar. Selain itu, Inspektur Jenderal Teddy Minahasa juga diketahui memiliki harta tak bergerak lainnya senilai Rp 509 juta, surat berharga senilai Rp 62 juta juga simpanan kas senilai Rp 1,5 miliar.
Jadi, jika ditotal kekayaan Inspektur Jenderal Teddy Minahasa itu adalah sekitar Rp 29,9 miliar.
Irjen Teddy Minahasa memiliki nama lengkap Teddy Minahasa Putra S.H., S.I.K. Ia merupakan putra kelahiran Minahasa, Sulawesi Utara pada 23 November 1971.
Teddy Minahasa menjadi daya tarik penasaran banyak orang karena kesuksesannya dalam memerangi jaringan judi online 303, Pasca Satgasus dibubarkan dan Ferdy Sambo menjadi tersangka.
Baca Juga: Anti Ribet ! Begini Cara Transfer Chat WhatsApp dari Android ke iOS
Dari jaringan judi online itu, Irjen Teddy Minahasa telah mengungkap 124 kasus dengan total tersangka hingga 226 orang.
Inspektur Jenderal Teddy Minahasa secara terbuka menyatakan bahwa dia akan memerangi segala bentuk perjudian, baik online maupun offline atau konvensional.
Jaringan judi online 303 sebelumnya terkait erat dengan nama Irjen Ferdy Sambo yang saat ini ditahan atas dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Selain itu, hal menarik lainya adalah Irjen Pol. Teddy Minahasa memiliki hobi mengendarai motor gede alias moge jenis Harley Davidson. Bahkan ia terpilih menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia untuk periode 2021-2026.
Profil Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa
Inspektur Jenderal Teddy Minahasa memiliki nama lengkap Teddy Minahasa Putra. Lahir 23 November 1971 di Minahasa, Sulawesi Utara. Memulai karir kepolisian sejak 1993. Sejak 25 Agustus 2021 ia menjabat Kapolda Sumatera Barat.
Selama menjadi perwira polisi, Teddy Minahasa pernah menduduki beberapa posisi penting. Salah satunya ketika dipercayakan menjadi ajudan Yusuf Kalla saat menjabat sebagai Wakil Presiden.
Saat menjadi ajudan Wakil Presiden Yusuf Kalla, Teddy Minahasa masih berpangkat Brigadir Jenderal. Dan ketika itu juga ia menerima Penghargaan Seroja Wibawa Nugraha sebagai lulusan terbaik Program Pendidikan Singkat Lemhanas RI angkatan XXI-TA 2017.
Penghargaan tersebut diberikan atas dasar Kriteria dengan Akademis terbaik dan Taskap (Kertas Karya Perorangan) terbaik.
Tag
Berita Terkait
-
3 Jenderal Polisi Terkaya di Indonesia, Harta Kapolri Kalah Jauh
-
Heboh Video Uya Kuya Hipnotis Putri Candrawathi Ungkap Misteri Kematian Brigadir J, Begini Faktanya
-
Najwa Shihab Sindir Gaya Hedon Polisi, Kapolda Sumbar Jadi Perwira Polri Terkaya 2022
-
Grusa-grusu Pemerintah Buru Bjorka, Pengalihan Kasus Sambo?
-
Irma Hutabarat Ungkap 'Borok' Ferdy Sambo dan Daftar Dosa Petinggi Polri
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Februari 2026, Klaim Hadiah Ramadan dan Imlek
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Jalan Perbatasan Lebak-Bogor Rusak Parah, Menko AHY: Saya Cek Langsung dan Dorong Perbaikan