Kasus transfer sekitar 3.313 BTC atau bernilai lebih dari US$ 60 juta yang mencurigakan telah terdeteksi setelah Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Do Kwon, Pendiri dan CEO Terraform Labs.
Menurut laporan, transfer ratusan BTC tersebut dilakukan dari wallet LUNA Foundation Guard (LFG) ke dompet KuCoin dan OKX. Akun aset virtual dari LUNA Foundation Guard dibuat di Binance saat tanggal 15 September, karena investigasi sedang berlangsung di Korea Selatan terhadap CEO Terraform.
Transfer senilai 3.313 BTC dilakukan dari akun LFG ke dua akun luar negeri milik KuCoin dan OKX. Koin-koin tersebut ditransfer beberapa kali selama 15-18 September.
Investigasi Kasus Terra Luna
Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Selatan dan Tim Investigasi Gabungan Kejahatan Sekuritas berusaha untuk membekukan akun tersebut dan meminta KuCoin dan OKX untuk melakukan hal yang sama.
Meskipun, KuCoin telah membekukan 1.354 BTC yang ditransfer, OKX menolak untuk mengambil tindakan apa pun terkait 1.959 BTC yang tersisa. Jaksa Korea Selatan, mengindikasikan penggunaan transfer ini untuk pencucian uang.
Hal penting yang perlu diketahui adalah kedua exchange kripto tersebut, baik OKX dan KuCoin tidak diatur di Korea Selatan.
Masalah Do Kwon Berlanjut?
Sejarah ekosistem blockchain Terra yang melibatkan stablecoin asli TerraUSD (UST) dan Luna (LUNA) agak kacau. Pada tahun 2018, Do Kwon dan Daniel Shin mendirikan Terraform Labs di Seoul. Duo ini meluncurkan blockchain Terra dan aset kripto terkait, UST dan LUNA, pada tahun 2019.
Setelah de-stabilisasi LUNA, seluruh ekosistem Terra runtuh pada Mei 2022. Hal ini menyebabkan kehancuran ekosistem kripto global.
Aset kripto TerraUSD (UST) dan Terra (LUNA).
Layanan Pajak Nasional Korea Selatan mengenakan denda sebesar US$ 78,4 juta dalam bentuk pajak di Terraform Labs dan Kwon. Pihak berwenang setempat segera bekerja untuk mencabut paspor Kwon. Baru kemarin Interpol mengeluarkan Red Notice terhadapnya menyusul permintaan pemerintah Korea Selatan.
Baca Juga: Rame lagi, Bjorka Bobol Data Pribadi Kepala BSSN Setelah Anggaran Naik
Dalam sebuah wawancara, Kwon mengakui bahwa mungkin ada anggota Terraform di balik runtuhnya stablecoin, TerraUSD.
Kwon, bagaimanapun, telah aktif di Twitter, menegaskan bahwa dia tidak dalam pelarian dan perusahaan bekerja sama dengan lembaga pemerintah yang tertarik.
“Kami sedang dalam proses membela diri di berbagai yurisdiksi – kami telah mempertahankan integritas yang sangat tinggi, dan berharap untuk mengklarifikasi fakta selama beberapa bulan ke depan,” tweetnya pada 17 September. Ini adalah periode waktu yang sama saat transfer dilakukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Apa Pendidikan Hellyana? Wagub Babel yang Divonis Penjara dalam Kasus Hotel Rp22 Juta
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting