/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:26 WIB
BANJIR LEBAK (ANTARA/HO Polda Banten)

Warga korban banjir di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini mulai mengalami gatal-gatal karena terendam air kotor dan berlumpur.

Bagiantelapak kaki mulai terserang gatal-gatal," kata Isra (55) selaku Ketua RT 02/RW 04 Kampung Bayah 1, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Senin (10/10/2022).

Hingga saat ini, di Puskesmas Bayah belum ada posko untuk pengobatan, sehingga sulit bagi warga korban terdampak banjir untuk mengobati penyakit pasca bencana banjir. 

Sebagian besar penduduk di daerah tersebut kini mengalami penyakit gatal-gatal, demam, dan pilek. Hal ini dikarenakan banjir yang melanda pemukiman Kampung Bayah 1 dengan ketinggian air banjir mencapai 1,5 meter akibat luapan Sungai Cimadur.

"Kami berharap warga yang terkena banjir dapat diberika pengobatan, agar tidak terserang penyakit gatal-gatal lagi," jelasnya. 

Kepala Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, kabupaten Lebak, Usep Suhendar mengungkapkan, bahwa masyarakat yang terdampak banjir di wilayahnya kini sangat membutuhkan posko pengobatan.

"Kami warganya ada sekitar 175 kepala keluarga, mulai menderita penyakit usai banjir, seperti gatal-gatal itu,” ujarnya. 

Sementara itu, Sayid, petugas kesehatan dari Polsek Lebak, mengatakan pihaknya sedang menangani masyarakat yang terkena banjir di Kampung Bayah 1 melalui keterlibatan perawat dan obat-obatan. Korban banjir biasanya menderita gatal-gatal dan demam, batuk dan pilek.

 "Kami menjamin pasokan obat-obatan bisa mencukupi bagi mereka yang terkena dampak banjir itu," ujarnya.

Baca Juga: Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Tenaga Medis Minta Perlindungan LPSK

Ssebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, pihaknya siap menyalurkan sembako kepada korban bencana alam setelah mereka melakukan pendataan. Karena saat ini, banjir di lima kecamatan dipastikan membutuhkan logistik sembako dan pelayanan dasar lainnya. 

"Hari ini kami akan mendistribusikan bahan pokok untuk warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor," terangnya.

(Antara)

Load More