Warga korban banjir di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini mulai mengalami gatal-gatal karena terendam air kotor dan berlumpur.
Bagiantelapak kaki mulai terserang gatal-gatal," kata Isra (55) selaku Ketua RT 02/RW 04 Kampung Bayah 1, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Senin (10/10/2022).
Hingga saat ini, di Puskesmas Bayah belum ada posko untuk pengobatan, sehingga sulit bagi warga korban terdampak banjir untuk mengobati penyakit pasca bencana banjir.
Sebagian besar penduduk di daerah tersebut kini mengalami penyakit gatal-gatal, demam, dan pilek. Hal ini dikarenakan banjir yang melanda pemukiman Kampung Bayah 1 dengan ketinggian air banjir mencapai 1,5 meter akibat luapan Sungai Cimadur.
"Kami berharap warga yang terkena banjir dapat diberika pengobatan, agar tidak terserang penyakit gatal-gatal lagi," jelasnya.
Kepala Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, kabupaten Lebak, Usep Suhendar mengungkapkan, bahwa masyarakat yang terdampak banjir di wilayahnya kini sangat membutuhkan posko pengobatan.
"Kami warganya ada sekitar 175 kepala keluarga, mulai menderita penyakit usai banjir, seperti gatal-gatal itu,” ujarnya.
Sementara itu, Sayid, petugas kesehatan dari Polsek Lebak, mengatakan pihaknya sedang menangani masyarakat yang terkena banjir di Kampung Bayah 1 melalui keterlibatan perawat dan obat-obatan. Korban banjir biasanya menderita gatal-gatal dan demam, batuk dan pilek.
"Kami menjamin pasokan obat-obatan bisa mencukupi bagi mereka yang terkena dampak banjir itu," ujarnya.
Baca Juga: Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Tenaga Medis Minta Perlindungan LPSK
Ssebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, pihaknya siap menyalurkan sembako kepada korban bencana alam setelah mereka melakukan pendataan. Karena saat ini, banjir di lima kecamatan dipastikan membutuhkan logistik sembako dan pelayanan dasar lainnya.
"Hari ini kami akan mendistribusikan bahan pokok untuk warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor," terangnya.
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Aksi Kawanan Remaja Motoran di Kadubanen Pandeglang, Tenteng Sajam Hingga Tebar Ketakutan
-
Jokowi Minta Pj Gubernur Jakarta Atasi Banjir dan Kemacetan, Rocky Gerung: Sinyal Untuk Anies
-
Siswa SMK Fatahillah Tewas Tertabrak Kereta Api, Terseret Hingga 120 Meter
-
Korban Banjir Lebak Banten Butuh Bantuan Sembako
-
'Panjang Mulud' Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Serang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Deretan Plot Twist Jelang Ending Drakor No Tail To Tell
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Pacaran Setahun Sebelum Menikah Hari Ini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Jangankan Diundang, Inara Rusli Bahkan Tak Tahu Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana