Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga telah mendapati temuan terkait adanya tindakan represif dari aparat yang bertugas.
Dalam penyelidikannya, LPSK menemukan bahwa aparat telah menghalang-halangi saat proses evekuasi korban tragedi Kanjuruhan.
Informasi ini disampaikan oleh Ketua LPSK Hasto Amtojo Suroyo saat jumpa pers secara virtual, Kamis (13/10/2022). Hasto mengungkapkan, ada relawan medis yang dipukuli aparat saat menolong korban di Stadion Kanjuruhan.
“Dari relawan medis ini ada beberapa keterangan dari saksi yang mengatakan bahwa sat ia menolong korban yang lain, justru mengalami hal dihalang-halangi aparat dan juga mengalami pemukulan,” ujar Hasto.
Bedasarkan dari keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian, Hasto menyebut aparat kepolisian justru menolak memberikan pertolongan kepada para korban.
"Terdapat informasi dari beberapa sumber bahwa, oknum aparat keamanan menolak memberikan pertolongan pada korban yang luka yang meminta pertolongan," jelas Hasto.
Tak hanya sampai di situ, panitia penyelenggara pertandingan, lanjut Hasto, juga diduga tidak memanggil bantuan ambulans ke dalam Stadion Kanjuruhan saat para korban mulai berjatuhan.
"Rupanya memang tidak ada permintaan pengerahan ambulans dari panitia maupun dari aparat keamanan, untuk membantu evakuasi para korban ini," ujar Hasto.
Saksi Melihat Aremania Diseret TNI
Sebelumnya, LPSK membeberkan temuannya perihal Tragedi Kanjuruhan. Hasilnya, ada beberapa suporter dalam laga Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 itu mendapatkan perlakuan represif (kekerasan) dari aparat keamanan.
Baca Juga: Pererat Hubungan Perdagangan, Delegasi B20 Indonesia ke India Tarik Investasi
Edwin Partogi selaku Wakil Ketua LPSK mengatakan bahwa ada seorang saksi dari penonton di tribun utara melihat prajurit TNI sedang menyeret seorang Aremania.
"Oknum TNI melakukan kekerasan terhadap suporter dengan cara diseret," ungkap Edwin saat jumpa pers secara virtual, Kamis (13/10/2022).
Seorang saksi itu, lanjut Edwin juga sempat merekam aksi brutal prajurit TNI tersebut. Beruntung ia selamat dari kejadian itu setelah mencoba berlindung di balik tembok stadion.
Tag
Berita Terkait
-
Penjual Dawet di Kanjuruhan Bukan Lagi Misteri, Minta Maaf Ternyata Eks Kader PSI
-
Kepada Komnas HAM, Pihak Indosiar Tegaskan Tak Miliki Wewenang Atur Jadwal Liga 1: Otoritas Final di PT LIB
-
Ketum PSSI Pastikan Kehadiran FIFA dan AFC Bukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Tapi...
-
Temuan LPSK, Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Saksi Dipukuli Polisi dan Diseret oleh TNI
-
Aremania Tantang Polri Review Gas Air Mata Kadaluwarsa, Netizen: 'Nah Cocok Tuh'
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II