Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan di Nagari Guguak Sarai, Kecamatan Sungai Lasi, Solok, Sumatera Barat menewaskan dua sopir mobil gas LPG.
Satu dari dua sopir tersebut tewas di tempat karena terimpit, sementara seorang lagi saat dalam perjalanan ke rumah sakit daerah setempat meninggal dunia.
Begini kronologi kecelakaan beruntun di Solok, Sumbar berdasar keterangan kepolisian. Kasat Lantas Polres Solok, AKP M Sugindo mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat sopir minibus Daihatsu Grand Max BA 8506 QX datang dari arah solok menuju Kota Sawahlunto.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), satu kendaraan menyalip truk FUSO. Dari arah depannya tiba-tiba datang mobil pikap Daihatsu Grand Max BA 8102 HP.
AKP M Sugindo melanjutkan, ketika menyalip truk, mobil itu tersenggol minibus yang melaju dari arah berlawanan.
"Nah, minibus dari arah berlawanan itu ikut terpental juga, lalu tertabrak mobil pikap Grand Max BA 8102 HP (dari arah Solok-Sawahlunto," katanya.
Kedua kendaraan yang saling tubrukan itu membawa gas elpiji LPG. "Dua sopir meninggal, satu di lokasi kejadian, satu lagi ketika evakuasi ke rumah sakit," terang AKP M Sugindo.
Sebelumnya terberitakan, dua sopir pengangkut gas elpiji LPG dilaporkan meninggal usai kecelakaan beruntun di Nagari Guguak Sarai, Kecamatan Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (21/10/2022).
"Kecelakaan tersebut melibatkan tiga mobil," kata Kapolsek Sungai Lasi, AKP Nasir Jumat 21 Oktober 2022. [*]
Baca Juga: Libatkan Tiga Kendaraan, Dua Sopir Pengangkut Gas LPG Meninggal
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Jerit Warga Pelosok Sukabumi Cari Gas Melon: Harga Tembus Rp 30 Ribu, Dapur Terancam Tak Ngebul
-
Aldi Satya Mahendra Siap Pertahankan Posisi di World Supersport Portugal Bersama Yamaha R9
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Lokal yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Pori-pori dan Garis Halus
-
SNBT 2026 Bayar Berapa? Bisa Gratis dengan Syarat
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
7 Rekomendasi Lip Balm yang Bagus untuk Bibir Hitam dan Pecah-Pecah
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Kitab Kaifa Takunu Ghaniyyan: Jalan Kaya yang Jarang Dibahas di Seminar
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun