/
Rabu, 23 November 2022 | 19:56 WIB
suara.com/Kurniawan Mas'ud

Pengamat politik kontroversial, Rocky Gerung menilai, jika Ketua Umum Partai Nasional Demokrat atau Nasdem itu sudah memprediksi sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi setelah NasDem mengumumkan akan mendukung Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024.

Menurut Rocky, sikap Jokowi mungkin saja akan terungkap saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada 10 Desember 2022 mendatang.

Rocky menilai bahwa Surya Paloh sudah merasakan perubahan Jokowi setelah pengumuman pencalonan Anies Baswedan sebagai Capres yang diusung partai Nasdem.

“Mungkin sekali Surya Paloh sudah mengerti bahasa tubuh Jokowi ingin menyingkirkan dia," kata Rocky, melansir Warta Ekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (23/11/2022).

Kemudian Rocky menyamakan Anies seperti kertas kimia untuk mengukur pH. Sosok mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinilai menjadi tolak ukur siapa saja yang akan diundang Jokowi ke pernikahan Kaesang. 

Menurut dia, Anies dan Surya Paloh bisa saja tetap diundang Jokowi namun akan menghadapi perlakuan pahit yang sama dialami mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Rocky Gerung berdiskusi soal pemilihan bakal calon presiden PDI Perjuangan, yakni antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani, bersama Karni Ilyas. (YouTube/Karni Ilyas Club) (sumber:)

Kisah tentang pengalaman Gatot Nurmantyo ini diungkap oleh politisi senior PDIP, Panda Nababan. Saat masih menjadi Panglima TNI, Gatot pernah membuat Jokowi jalan kaki dan naik ojek untuk bisa menghadiri HUT TNI 2017. Meski sudah jadi Presiden, Jokowi saat itu terjebak kemacetan panjang menuju lokasi acara.

Gatot bercerita kepada Jokowi bahwa kemacetan itu disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang mencintai TNI untuk menyaksikan perayaan HUT tersebut. Namun, setelah itu, Jokowi baru mengetahui bahwa Gatot tidak meminta bantuan Polda Banten untuk mengatur lalu lintas.

Panda Nababan kemudian menyebut bahwa Jokowi membalas dendam kepada Gatot saat berlangsungnya acara pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. Meski Gatot menjabat sebagai Panglima TNI, ia tidak diberikan akses khusus seperti para tamu lainnya.

Baca Juga: Duhh! Bocah SD di Malang Keroyok Temannya Sampai Koma Motifnya Ternyata Pemalakan

Bahkan Gatot pun tak bisa berjalan melewati karpet merah yang disediakan untuk tamu undangan istimewa.

"Kita tunggu nanti dan melihat siapa yang diundang dan tidak diundang di royal wedding ini, itu tanda membaca simbol politik," jelas Rocky.

Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di HUT ke-11 Partai Nasdem di JCC, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (sumber: Intagram/@aniesbaswedan)

Berbicara tentang kemungkinan Surya Paloh akan diperlakukan seperti Gatot, Rocky mengatakan di tangan kekuasaan itu selalu ada dua pilihan, merangkul atau memukul.

Menurutnya selalu ada dua sisi wajah kekuasaan tadi bagi setiap orang, termasuk
Jokowi.

Rocky kemudian menduga bahwa Jokowi memiliki sisi yang ia sembunyikan atau pendam dan memunculkannya pada waktu-waktu tertentu seperti yang dialami Gatot.

"Dua wajah kekuasaan ini selalu ada pada semua orang, tinggal yang mana yang lebih dominan. Pak Jokowi sepertinya memendam kultur itu bahwa ada momentum yang orang tiba-tiba kaget, kok digituin." pungkas Rocky Gerung.

Load More