Sebelum peristiwa gempa Cianjur melanda pukul 13.21, pada Senin (21/11/2022) itu, Azka diketahui oleh orang tuanya sedang menonton televisi. Bocah 5 tahun itu kemudian ditemukan selamat di bawah reruntuhan puing bangunan rumahnya selama 3 hari.
Hal itu diungkapkan oleh sang ayahnya, M. Eka Suhabudin, melakukan sambungan video call kepada istrinya atau ibunda Azka sekitar pukul 12.45 WIB, Eka mengaku saat itu sedang berada di luar kota.
Ketika Eka mengetahui kabar bahwa telah terjadi gempa bumi yang juga menimpa kediaman rumahnya, ia mencoba menelepon istrinya lagi sekitar pukul 13.30 WIB, tetapi telepon genggam sang istri sudah tidak aktif lagi.
"Azka sedang bermain di kamarnya. Soalnya, sebelum kejadian saya sempat WA," ujar Eka, Kamis (24/11/2022), di RS Sayang Cianjur.
Saat dilakukan pencarian pada hari kedua setelah gempa, kata Eka, hanya istrinya lah yang berhasil ditemukan.
Barulah setelah sehari kemudian, Azka ditemukan setelah 3 hari tertimbun atau terperangkap di reruntuhan puing bangunan. Beruntung saat itu ada celah kecil yang menyelamatkan Azka dari reruntuhan puing-puing.
Azka ditemukan pada Rabu pukul 11.00 WIB. Tak lama kemudian, petugas pun menemukan sang nenek Azka yang berada di kamar mandi.
Eka mengatakan, kondisi anaknya kini sudah membaik. Keluarga juga sudah bisa membawa pulang Azka hari ini. Meski perut dan kakinya masih terdapat memar.
“Saat ini kondisi Azka Alhamdulillah sudah membaik, jadi sudah diperbolehkan pulang,” pungkas Eka.
Baca Juga: Jelang Nikah! Erina Gudono Tiba-Tiba Curhat, Netizen Penasaran dan Bikin Cemburu
Nantinya, Azka juga akan menjalani rontgen untuk memeriksa secara menyeluruh terkait kondisi tubuh bocah kecil tersebut.
Sebelumnya diketahui, Paman Azka, Miftah (29) menjelaskan, Azka selamat dari reruntuhan puing-puing bangunan, karena dia berada dirongga celah-celah kecil dengan jarak 20-30 cm. Adanya rongga celah itu disebabkan karena puing-puing reruntuhan bangunan tertahan oleh lemari.
Tag
Berita Terkait
-
Aktivitas Gempa Akibat Sesar Aktif di Jawa Barat Lebih Tinggi, Harus Waspada
-
Sebelum Tertimbun Reruntuhan Puing Selama 3 Hari Akibat Gempa Cianjur, Azka Lagi Nonton TV di Kamar
-
Cerita Dramatis Azka Ditemukan, Bocah yang Selamat dari Timbunan Bangunan Selama 3 hari Paca Gempa Cianjur
-
Polisi Amankan Warga Cegat Mobil Bantuan Korban Gempa
-
[Update] Jumlah Korban Gempa Cianjur Hari Ini 271 Jiwa Meninggal Dunia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi