Sebanyak 271 korban jiwa gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Bahkan tim reaksi cepat penanggulangan bencana bersama tim pencarian dan penyelamatan gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada jurnalis, Rabu (23/11/22) mengatakan, korban gempa Cianjur sebanyak 271 orang itu merupakan data terverifikasi.
"Sudah terverifikasi, ada nama ada alamat dan masing-masing jenazah sudah ada di Puskesmas maupun di rumah sakit," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Hanya saja, sambung Suharyanto, jumlah tersebut belum dapat dipastikan apakah korban gempa yang meninggal dunia sudah termasuk dalam data yang dimakamkan atau belum.
"Hari ini ada empat korban gempa ditemukan dengan kondisi meninggal dunia, dan satu korban selamat atas nama Azka," tutur Kepala BNPB, Suharyanto.
Sementara BMKG kembali melaporkan Rabu ini, gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kekuatan gempa tersebut melansir dari data sumber layanan BMKG, tercatat kekuatan gempa magnitudo 2,8.
Dari data itu tertuang gempa berpusat di darat, dengan jarak 8 kilomter Barat Daya Kabupaten Cianjur. Gempa itu terjadi sekira pukul 12.08 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar menjauhi bangunan terdampak gempa, dan tidak terprovokasi isu-isu gempa yang bersumber dari info yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. [*]
Baca Juga: Update BNPB Rilis Data Korban dan Kerusakan pasca Gempa Cianjur
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Selasa 24 Februari 2026, Ayo Sahur Tepat Waktu!
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Tukang Kantin