Polres Belu masih mendalami kasus temuan potongan jari dalam sayur lodeh, bahkan hingga sekarang masih misteri, lantaran pemeriksaan secara sidik jari sulit.
Hal itu diakui Kasat Reskrim Polres Belu Iptu Djafar Awad Alkatari kepada jurnalis, Rabu (14/12/2022).
"Sebagian sudah terpotong dan sulit terbaca," singkat Iptu Djafar Awad Alkatari.
Untuk memastikan iti telah mengirim potongan jari jempol manusia tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, untuk pendalaman.
"Kami menggesernya ke rumah sakit untuk uji forensik kalau sudah tiba jari ke RSB," kata Djafar.
Berkemungkinan sambung Iptu Djafar Awad Alkatari, Jumat (16/12/2022) besok bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Hingga Kamis malam ini belum ada notifikasi lanjut terkait jempol jari sayur lodeh tersebut. Sementara itu, saksi merupakan penjual sayur lodeh sudah diperiksa. Termasuk karyawan dan pengelola pabrik tahu.
"Dokter membenarkan pula bahwa itu potongan jari manusia," ungkap Djafar.
Sebelumnya, seorang warga sedang mencicip sayur lodeh melihat ada potongan jari manusia dalam mangkok menu pesanannya.
Baca Juga: Widy Beneran Cabut dari Vierratale, Fans: 'Kamu ngeprank ya?' Kevin: Aman
Penikmat sayur lodeh itu Petrus Watu berusia 30 tahun. Ia terperanjat saat detik-detik menghabiskan santapan sayur lodeh tersebut.
Insiden yang terjadi di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (12/12/2022) viral.
Sekarang dalam pendalaman pihak kepolisian, setelah warga tak jadi melahap habis sayur lodeh pesanannya.
Petrus kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tasifeto Timur.
"Laporan dariu pelapor kamiu teruskan juga ke dokter, dan terkonfirmasi dari dokter bahwa itu benar potongan jari manusia," ucap Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto. [SUARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!
-
Warga Semarang Siapkan Payung Hari Ini! BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Kota Lumpia
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi
-
Siswa SMK Bukan Hanya Calon Tenaga Kerja, Tapi Juga Anak yang Perlu Dijaga
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok