Pemberian insentif untuk tiap pembelian mobil-motor listrik bakal terealisasi. Saat ini pemerintah (Presiden Jokowi) melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif sedang mematangkan aturan tersebut.
Pemberian insentif itu sehubungan dengan produksi atau pabrikan mobil dan atau motor listrik itu di Indonesia. Sehingga Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sedang memastikan isi draft pemberian insentif beli kendaraan listrik.
"Lagi dimatengin," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, di Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Hanya saja Arifin Tasrif belum mau bersuara banyak, akan tetapi cuma menyampaikan akan melakukan finishing dalam waktu dekat.
"Perlu sedikit lagi. Iya, mekanismenya masih perlu dibahas," katanya.
PLN Percepat Bangun Charging Station Kendaraan Listrik
Sebelumnya Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kepada PLN dengan tegas mengatakan, agar mempercepat pembangunan infrastruktur Charging Station Mobil dan atau motor listrik.
Hal itu merujuk dari Perpres 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Pasalnya, seperti kata Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Jumat (13/1/2023).
Mega proyek tentang pabrik kendaraan listrik tahun ini di Indonesia akan segera terealisasi, dan produksi bakal ada di tahun 2024.
"Ya, tahun ini bakal ada pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir antara LG Electronics dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL)," kata Bahlil.
Baca Juga: 2024 Indonesia Bakal Jadi Pasar Terbesar Kendaraan Listrik, Investasi Sudah Mulai Tahun Ini
Sambung Bahlil, kalau nilai investasi sekitar USD 9,8 miliar. Lalu CATL lebih kurang USD 6 miliar.
"Investasi CATL senilai USD 6 miliar sedang jalang tahun 2023," ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta.
Sementara terkait charging station kendaraan listrik, Kementerian Perhubungan, melalui Dirjen Perhubungan Darat telah mengantensi seluruh terminal tipe A dan atau stasiun KA juga menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.
Besaran Insentif Beli Mobil dan Motor Listrik Indonesia
Saat ini peraturan pemberian insentif terhadap setiap pembelian kendaraan listrik baik itu motor atau mobil listrik, bakal segera terealisasi.
Besaran insentif beragam, sedikit bocoran bahwa setiap pembelian mobil listrik berbasis hybrid insentifnya Rp40 juta. Kalau motor listrik dana insentifnya itu Rp8 juta.
Beda halnya dengan motor konservasi ke motor listrik, cuma dapat insentif sekitar Rp5 juta.
Tag
Berita Terkait
-
2024 Indonesia Bakal Jadi Pasar Terbesar Kendaraan Listrik, Investasi Sudah Mulai Tahun Ini
-
Resmikan Kolaborasi, Honda Motor dan LG Energy Solution Siap Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Amerika Serikat
-
Motor Listrik Klasik Futuristik Smoot Zuzu Hadir dalam 5 Varian, Banderol di Bawah Rp 20 Jutaan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas