Legowo Budi Harjo dkk kena periksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/1/2023). Atas laporan dugaan maling pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank TNI-AL.
Pengadaan tersebut atas desposisi di Kementerian Pertahanan tahun 2012-2018. KPK memeriksa Legowo Budi Harjo selaku pimpinan Proyek Kapal AT2 dari tahun 2013 - 2020 bersama enam saksi lain dugaan kasus tersebut.
Beberapa dari mereka antara lain, Direktur Utama PT Bumiloka Tegar Perkasa, Nanang Hamdani Basnawi, Staf Keuangan PT BTP, Nurwasiah dan Sugeng Riyadi kurir di PT Bumiloka Tegar Perkasa.
"KPK memeriksa mereka sebagai saksi, dan para saksi itu serangkai mulai dari direktur perusahaan sampai kurir," kata Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri kepada jurnalis di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat 20 Januari 2023.
Ali Fikri melanjutkan, para saksi lainnya seperti koordinator Penyelesaian Pembangunan Kapal Baru Proyek Kapal AT1, AT2, dan Kapal Perintis 750 DWT di lingkungan PT Dok, Syamsul Sidik, dan Direktur Utama PT DKB tahun 2014 -2015, Tjahyadi DP Manulang termasuk mantan Direktur Utama PT DOK dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), Riry Syeried Jetta.
Sudah Kantongi Nama Tersangka Dugaan Maling Kapal Angkut
KPK sudah mengantongi nama-nama terduga maling pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank-2 TNI Angkatan Laut (AL) yang di desposisi Kemenhan 2012-2018.
"Kami akan umumkan dalam waktu dekat, dan sekarang pemeriksaan para saksi di gedung Merah Putih," kata Ali Fikri kepada jurnalis melansir dari Suara.com, Jumat (20/1/2023).
Lembaga anti-rasuah itu telah melakukan pulbaket terhadap kasus termasuk pasal untuk para tersangka.
"Tim penyidik anggap cukup atas pulbaket atau pengumpulan alat bukti oleh KPK. Tinggal ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali Fikri, Kamis malam (19/1/2023).
Baca Juga: Cerita Tiko dulu dan Sekarang yang Jauh Berbanding Terbalik, Anak Manja Dikeluarga Kaya
Bagaimana dengan kerugian negara bang ? "Kalau kerugian negara atas kasus perkara korupsi ini mencapai puluhan miliar," ujar. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Korupsi Lukas Enembe, Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda Dipanggil KPK untuk Diperiksa Soal APBD dan Dana Otsus
-
Dugaan Korupsi di Kementerian Pertahanan KPK, Panggil 7 Saksi Direktur Perusahaan hingga Kurir
-
Istri dan Anak Lukas Enembe Diduga Terlibat Penentuan Pemenangan Proyek pada Dugaan Suap APBD Papua
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir