- Tim debutan Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0 melalui strategi pertahanan disiplin pada laga Piala Dunia 2026.
- Keberhasilan menahan Spanyol mematahkan kritik mengenai format baru Piala Dunia 48 tim yang dianggap menurunkan kualitas.
- Kiper Vozinha dan lini belakang Cape Verde mencatatkan sejarah meski Spanyol mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan berlangsung.
Suara.com - Keberhasilan Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0 membuktikan bahwa format baru Piala Dunia 2026 dengan 48 tim justru menghadirkan kejutan kompetitif yang tak terduga.
Determinasi dan organisasi pertahanan yang sangat disiplin terbukti mampu menjembatani jurang kualitas peringkat FIFA yang sangat jauh antara kedua negara tersebut.
Strategi "parkir bus" yang diterapkan tim debutan ini secara efektif meredam agresivitas juara Eropa hingga membuat barisan bintang dunia milik Spanyol frustrasi sepanjang laga.
Banyak pengamat sepak bola sebelumnya mengkhawatirkan bahwa penambahan jumlah peserta akan menurunkan kualitas turnamen karena munculnya banyak tim yang tidak seimbang.
Namun, laga di Grup H ini menjadi jawaban mutlak bahwa tim kecil berperingkat 67 dunia mampu memaksa tim peringkat dua dunia untuk berbagi angka.
Rekor Pelanggaran Terendah dan Disiplin Pertahanan Cape Verde
Menyitat Opta, rahasia utama keberhasilan Cape Verde terletak pada kedisiplinan luar biasa para pemain belakang mereka dalam melakukan intersep tanpa harus melakukan pelanggaran berbahaya.
Sepanjang pertandingan, skuad Cape Verde tercatat hanya melakukan satu pelanggaran, yang merupakan angka terendah dalam satu laga Piala Dunia sejak pencatatan data dimulai pada 1966.
Disiplin baja ini membuat Spanyol tidak mendapatkan keuntungan dari situasi bola mati di area berbahaya yang biasanya menjadi andalan mereka untuk memecah kebuntuan.
Baca Juga: 2026 Tahun Terakhir Melihat Messi dan Ronaldo di Piala Dunia: Akhir dari Sebuah Era?
Diney Borges menjadi pahlawan di lini belakang dengan catatan lima tekel sukses, sementara rekannya, Pico Lopes, melakukan 11 kali sapuan bersih untuk mengamankan area penalti.
Meski ditekan habis-habisan dengan penguasaan bola Spanyol yang mencapai 74,2 persen, organisasi pertahanan Cape Verde tetap kokoh dan tidak kehilangan bentuk permainan.
Matinya Kreativitas Lini Serang Spanyol
Spanyol sebenarnya mendominasi total aliran bola dengan mencatatkan 734 operan sukses, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar mampu menembus kotak penalti lawan.
Ketatnya penjagaan pemain Cape Verde bahkan membuat penyerang tengah Spanyol, Mikel Oyarzabal, tidak menyentuh bola sama sekali dalam 30 menit pertama pertandingan.
Tim asuhan Luis de la Fuente ini tercatat melepaskan 27 tembakan dengan nilai harapan gol (xG) mencapai 2,29, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
Proses Naturalisasi Disetujui Komisi X DPR RI, Luke Vickery: Ini Impian Saya Sejak Lama
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers