Isu perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga periode masih saja terdengar hingga saat ini.
Menanggapi itu, Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, Ulin Yusrin, mengajak masyarakat untuk bergotong royong menghentikan wacana tersebut.
Menurutnya, Jokowi telah acapkali menolak dorongan tersebut. Namun ada saja pihak yang kembali memunculkan isu tambahan satu periode jabatan kepresidenan.
"Saya gerah dengan pihak yang terus memunculkan isu itu. Presiden, kan, berkali-kali menyampaikan, tidak ada perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode,” ungkapnya, Senin (7/2/2023).
Ia meminta tak ada lagi yang mengembangkan isu tersebut karena tak ada dasar dan bertentangan dengan peraturan yang ada.
Tak hanya itu, Ulin malah berpendapat isu tiga periode atau perpanjangan masa jabatan akan semakin memicu banyaknya konten-konten hoaks.
Ia menyebutkan semua alat negara saat ini bersiaga mengikuti alur Pemilu di 2024 yang akan datang sesuai jadwal KPU.
Kemudian, Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan bahwa isu penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode bukan berasal dari dari internal pemerintah.
"Saya katakan itu di luar pemerintah dan itu hak," ujar Mahfud MD saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan Penyampaian Arah Kebijakan Lembaga Ketahanan Nasional RI Tahun Anggaran 2023 di Jakarta, Rabu (1/2/2023).
Baca Juga: Sadis! Begini Kondisi Ekonomi Indonesia 2023, Ini Kata Wadir Indef
Menurutnya, jika ada aspirasi seseorang menunda penyelenggaraan pemilu atau memperpanjang masa jabatan presiden tidak bisa dihalangi. Tindakan tersebut tidak melanggar hukum.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang
-
Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
5 Cara Menyimpan Sepatu agar Tidak Berjamur, Bebas Bau Apek
-
Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub
-
DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga