Ayah Mario Dandy, tersangka pelaku penganiayaan Satrio David, Rafael Alun Trisambodo, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II mengakui atas kesalahan yang dilakukan oleh putranya dan membuat video permintaan maaf secara terbuka.
Rekaman video permintaan maaf itu terlihat dari unggahan pemilik akun Twitter @narkosun__ dan telah disaksikan oleh 2.753 orang yang melihatnya.
“Saya, Rafael Alun Trisambodo orang tua dari Mario Dandy, dengan ini menyampaikan permintaan maaf kepada mas David, dan keluarga besar bapak Jonathan, keluarga besa PBNU dan keluarga besar GP Ansor, dikarenakan perbuatan putra saya telah menyebabkan luka serius dan trauma yang mendalam,” ujar Pejabat Eselon III Dirjen Pajak itu.
Rafael juga menghaturkan doa untuk kesembuhan David Satrio, serta menegaskan jika hal tersebut adalah masalah pribadi keluarga Rafael dan bersedia mengikuti proses hukum yang sedang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga menyadari bahwa tindakan putranya itu adalah kesalahan hingga merugikan orang lain, mengecewakan dan telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Selain itu, Rafael juga menyampaikan bahwa dirinya bersedia mengklarifikasi terkait harta kekayaan yang ia miliki sebagai bentuk pertanggung jawabanya kepada publik dan negara. Ia juga bersedia untuk dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
“Terkait pemberitaan harta kekayaan saya, saya siap memberikan klarifikasi terkait harta kekayaan yang saya miliki. Saya siap mengikuti seluruh kegiatan pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan,” ujar Rafael.
Pernyataan terakhir yang disampaikan Rafael adalah meminta maaf kepada Institusi Kementerian Keuangan karena dengan adanya kejadian yang melibatkan anaknya itu telah menurunkan reputasi institusi dan kepercayaan publik yang telah dibangun selama ini.
Sebelumnya diketahui bahwa anak laki-laki Rafael Alun Trisambodo yang bernama Mario Dandy telah melakukan penyerangan dan penganiayaan kepada salah seorang anak dari pengurus GP Ansor yang bernama Satrio David. Kejadian tersebut kemudian viral di jejaring media sosial. Aksi tersebut terjadi pada Senin (20/2/2023) di kawasan Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan.
Baca Juga: Profil Rafael Alun Trisambodo, PNS Pajak yang Anaknya Jadi Tersangka Penganiayaan
Mario sendiri diketahui kerap pamer barang-barang mewah miliknya seperti motor gede Harley Davidson dan mobil Jeep Rubicon di media sosialnya. Hal tersebut kemudian menjadikan kekayaan sang bapak yang merupakan pejabat eselon III DJP Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo yang diduga ayah Mario Dandy juga membuat penasaran dan menjadi sorotan publik.
Kekayaan Bersih Rafael Alun Trisambodo Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Rafael Alun Trisambodo mencapai Rp 56 miliar. Sebagian besar aset terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah.
Kekayaan Rafael yang merupakan ayah dari Mario Dandy itu diketahui berada sedikit di bawah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memiliki kekayaan bersih sekitar Rp 58 miliar. Padahal, Sri Mulyani diketahui pernah menjadi pejabat Bank Dunia.
Tag
- # rafael alun trisambodo
- # harta kekayaan 56 miliar
- # inspektorat kemenkeu
- # ayah mario dandy
- # keluarga besa pbnu
- # ditjen pajak
- # david satrio
- # hukum
- # kriminal
- # anak pejabat pajak
- # kementerian keuangan
- # polda metro jaya
- # berita viral
- # kasus penganiayaan
- # mobil jeep rubicon
- # lhkpn
- # pejabat bank dunia
Berita Terkait
-
Profil Rafael Alun Trisambodo, PNS Pajak yang Anaknya Jadi Tersangka Penganiayaan
-
Inilah Sosok Perempuan Inisial A yang Bikin Mario Dandy 'Buta' hingga Aniaya Anak Pengurus GP Ansor
-
Heboh Kelakuan Arogan Anak Pejabat Pajak Hingga Pamer Kemewahan, Sri Mulyani : "Mengecam Gaya Hidup Mewah Dilakukan oleh Keluarga Jajaran Kemenkeu"
-
Mario Dandy Satrio Pelaku Penganiayaan Jeep Rubicon Gemar Pamer Harta, Netizen : Anak Seorang Pejabat Harusnya Bisa Menjadi Contoh Baik
-
Ekpresi Anak Pejabat Pajak Pelaku Pengeroyokan Jadi Sorotan Warganet : Mukanya Masih Songong
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tom Clancy's Jack Ryan: Ghost War, Konspirasi Kelam di Balik Tabir Rahasia!
-
Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda
-
Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
-
Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Tragedi Malam Takbiran: Tangan Hancur dan Pendengaran Hilang Akibat Ledakan Petasan di Jombang
-
Serang Warga Pakai Anak Panah, 10 Anggota Geng Motor di Maros Diringkus Polisi
-
Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah
-
Bukan Sekadar Simbol Ketakwaan, Kurban Menyimpan Banyak Hikmah Soal Kehidupan
-
Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar