/
Kamis, 13 April 2023 | 17:16 WIB
Deretan Kios Jalan Perwakilan Malioboro (Kontributor Suarajogja.id / Putu Ayu Palupi)

SerangSuara.com - Polresta Yogyakarta bersama Dishub akan menggelar rekayasa jalan selama libur Idul Fitri 1444 H, dan terjadi pada H-3 maupun H+3 Lebaran 2023.

Car free nigth di kawasan Malioboro, Yogyakarta akan berlangsung dari pukul 18.00-21.00 WIB.

"Kami akan fokuskan pada daerah rawan padat kota di Yogyakarta," kata Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Maryanto kepada jurnalis, Kamis (13/4/2023).

Agar rekayasa jalan libur lebaran 2023, AKP Maryanto mengaku akan berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dan Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kendati demikian sambung Maryanto, kawasan Malioboro akan tetap buka. Serta memberikan akses kepada pengunjung agar dapat menikmati kawasan Malioboro selama libur lebaran 2023.

Selain itu sambungnya, pihaknya akan mengurai volume kendaraan di kawasan Malioboro. Termasuk di sirip-sirip jalan kawasan itu, seperti di Jalan Pasar Kembang, Jalan Bhayangkara., dan kemudian di Jalan Mataram.

Pasar Ramadhan at Hyatt Regency Yogyakarta, Senin (21/3/2023) (sumber: Suara/Hiromi)

Jalan Abu Bakar Ali Buka Tutup Selama Lebaran 2023


Adapun informasi tentang arus lalu lintas di Kota Jogja terutama di kawasan Malioboro, maka kendaraan bisa masuk dari tiga ruas jalan, mulai dari Jalan Mataram, Jalan Abu Bakar Ali (ABA) dan Jalan Margo Utomo.

Hanya saja jelas AKP Maryanto, bila arus kendaraan meningkat tajam. Sudah jelas akan akses masuk dari arah Abu Bakar Ali dan Margo Utomo dari arah utara maupun Kridosono dari arah timur tidak dapat masuk jalan kawasan Malioboro.

"Nanti ada buka tutup di sepanjang Jalan Abu Bakar Ali (ABA), jika arus lalu lintas normal maka akan kita buka guna masuk ke Malioboro," cakapnya.

Baca Juga: Hati-hati Tertipu Paras Cantiknya, Gadis ini Ternyata Maling Motor

Selanjutnya ketika terjadi kepadatan arus dari arah Margo Utomo, Polresta Yogyakarta akan mengalihkan dari simpang tiga kliringan atas dan kliringan bawah. Kemudian mengarahkan ke timur untuk memutar di Kridosono.

Sementara itu ketika arus dari arah Jalan Mataram dari arah Selatan padat. Maka Polresta bersama Dishub akan mengurai volume kendaraan dari arah Selatan mengarah ke Kridosono.

"Lanjut ke arah selatan untuk di sirip-sirip Malioboro, kami sudah sepakat dengan Dishub Kota Jogja dan DIY bahwa untuk di Jalan Pajeksan yang biasanya tidak boleh masuk ke arah timur, untuk lebaran ini kita coba boleh masuk ke arah timur. Sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas yang ada di Jalan Beskalan," paparnya.

Sementara untuk arus lalu lintas di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta. Jika memang terjadi kepadatan arus lalu lintas maka kendaraan dari arah Jalan Ahmad Dahlan itu akan diarahkan ke kiri melalui simpang tiga PKU.

Itu membuat ruas jalan dari simpang tiga PKU sampai Titik Nol akan bebas untuk kendaraan yang mengarah ke barat. Hal itu untuk melonggarkan ruas jalan di area tersebut.

"Sehingga kepadatan yang dari arah Jalan Ahmad Yani ataupun Malioboro bisa langsung kita tarik arah ke kanan maupun ke kiri ataupun lurus menuju ke Keraton," pungkasnya. [*]

Load More