Sosok AKBP Achiruddin kini tengah menjadi sorotan publik, pasalnya dia melakukan pembiaran atas tindakan anaknya Aditya Hasibuan menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral. Atas sikapnya tersebut AKBP Achiruddin dicopot dari jabatannya sebagai Kaurbinops Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Tidak hanya itu AKBP Achiruddin juga diketahui mengancam korban Ken Admiral dengan senjata laras panjang ketika korban menyambangi rumahnya untuk meminta pertanggungjawaban perusakan mobil yang dilakukan Aditya Hasibuan pada 21 Desember 2022 lalu.
Geram dengan ulah keluarga brutal tersebut warganet tidak hanya menyoroti sosok bapak dan anak tersebut. Namun juga mulai menguliti sejumlah kekayaan yang dimiliki AKBP Achiruddin yang merupakan perwira tinggi di Polda Sumut ini.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Achiruddin ke KPK pada Maret 2021 memiliki total kekayaan Rp467 juta. Saat itu AKBP Achiruddin masih menjabat sebagai Kaurbinops Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Adapun rincian dari total kekayaan tersebut terdiri dari tanah seluas 566 m2 yang berada di Kota Medan senilai Rp46.330.000. Achiruddin juga dilaporkan memiliki kendaraan roda empat Fortuner mini bus tahun 2006 senilai Rp370.000.000 serta harta lain berbentuk kas dan setara kas senilai Rp 51.218.644.
Namun apa yang dimiliki Achiruddin berbanding terbalik dengan harta aktual yang dia miliki saat ini.
Harley dan Rubicon Tak Tercatat di LHKPN
Dalam laporan LHKPN Achiruddin diketahui tidak melaporkan perihal kepemilikan motor gede berjenama Harley Davidson. Tidak hanya itu melalui akun isntagram pribadinya yang sudah lama tidak aktif, Achiruddin diduga juga mempunyai mobil mewah Rubicon yang sama dengan milik Rafael Alun. mantan pejabat DJP yang putranya juga terlibat kasus penganiayaan
Hal ini lah yang menjadi pertanyaan besar dari mana dia mendapatkan harta serta kendaraan mewah tersebut. Jabatan Achiruddin selaku perwira tinggi Polri pun kini sudah ditangguhkan akibat tindakannya yang dianggap melanggar kode etik Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Pro
Baca Juga: Dorong Industrialisasi, Segmen Enterprise BNI Dapat Katalis Positif
Berita Terkait
-
Hari Ini Sidang Banding Agnes Gracia Kekasih Mario Dandy Penganiaya Dandy di Pengadilan Tinggi Jakarta Selatan
-
Profil Budi Hapsari, Hakim Tunggal yang Bakal Tentukan Nasib AG Mantan Pacar Mario Dandy
-
Dinda Safay Sebut Keponakan Trauma Karena Saksikan Langsung Penganiayaan Ken Admiral, Apa Bahayanya?
-
Jejak Kejam AKBP Achiruddin Hasibuan yang Biarkan Anaknya Aniaya Mahasiswa Ternyata Pernah Hajar Kakek Tua Juru Parkir
-
Viral! Anak Pejabat Polisi Aniaya Kawannya Gara-gara Menolak Diajak Main
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas