Serang Suara - Bakal calon presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan tidak ingin menghancurkan silaturahmi dan NKRI walau beda koalisi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa sudah saatnya menjawab panggilan, dimana negara memanggil untuk menghadirkan perubahan di Indonesia.
Belakangan ini dua tokoh politik Anies Baswedan dan Surya Paloh jadi sorotan publik, pertama terkait undangan di Istana Negara, yang mana Partai NasDem tidak diundang Presiden Jokowi, sementara lima partai lainnya yang sama-sama berkoalisi dengan pemerintah Jokowi undang.
Kedua Anies Baswedan, yang kembali jadi perhatian karena berani menyerang pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Anies Baswedan menilai, negara terlalu ikut campur dengan urusan perhelatan Pemilu 2024.
Bukan kali pertama Anies Baswedan menyerang pemerintahan Presiden maupun Wakil Presiden di bawah kendali Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Sebelumnya saat berada di Banten, di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Minggu (19/3/2023). Anies menyindir pemerintah dengan mengatakan seharusnya demokrasi dihadirkan demokrasi yang memperkuat Pancasila
Bekerja politik harusnya dengan kesantunan, merangkul semua dan menginspirasi, "Harusnya berpolitik itu tidak merusak, berpolitik itu justru mempersatukan," kata Anies di depan kader PKS Banten.
Justru itu dengan pencalonan dirinya sebagai Presiden di Pilpres 2024, Anies Baswedan ingin menghadirkan perubahan di Indonesia, terutama wajah dan praktik politik yang sejuk.
"Mari kita hadirkan demokrasi dan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh ke arah yang lebih baik," tutur Anies.
Baca Juga: AHY Demokrat Tidak Perlu Deklarasi Anies Baswedan Hingga PDIP Tutup Pintu
Bakal calon presiden atas usungan tiga partai politik NasDem, Partai Demokrat dan Partai PKS akan segera menatap tantangan politik baru.
Anies Baswedan dengan mantap mengatakan, saatnya menjawab panggilan dan negara memanggil untuk hadirkan perubahan di Indonesia. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar