Serang.Suara - Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin geram setelah mengetahui adanya jaksa yang melakukan tindakan palak terhadap keluarga tersangka kasus tindak pidana narkoba di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut).
Pemalakan atau pemerasan itu yang dilakukan oknum jaksa berinisial Y tidak tanggung-tanggung nilainya yang mencapai jutaan rupiah.
“Terhadap oknum dimaksud sudah dilakukan pencopotan jabatan jaksanya sementara, dan ditarik ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk dilakukan pemeriksaan pengawasan,” kata Burhanuddin dalam keterangannya, Minggu (14/5/2023).
Menurut Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, tindakan tersebut tidak hanya merusak citra kejaksaan, tetapi juga melanggar hukum.
Katanya dengan tegas tidak ada toleransi untuk perilaku yang merusak integritas kejaksaan.
Ia meminta kepada seluruh jaksa untuk selalu menjaga profesionalisme dan tidak terlibat dalam praktik-praktik yang tidak etis.
"Kasus ini jadi peringatan bagi jaksa seluruh di Indonesia, dan kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya jaksa yang terlibat dalam tindakan yang merugikan publik," ungkap Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.
"Saya akan tidak tegas sejauh kesalahan yang Anda perbuat. Tidak ada tempat bagi jaksa untuk menyelewengkan jabatan jaksanya," tegas Sanitiar Burhanuddin.
Orang nomor satu di Kejaksaan RI itu memberikan arahan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan jajarannya agar melakukan pemeriksaan secara objektif, jangan ada yang ditutupi dalam pemeriksaan tersebut.
"Kepercayaan masyarakat kepada kejaksaan akan terus terjaga apabila jaksa selalu berperilaku adil, jujur, dan bertanggung jawab," tutupnya.
Berita sebelumnya viral tentang oknum Jaksa melakukan tindakan pemalakan terhadap keluarga pelaku tindak pidana narkoba di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Viralnya jaksa ketika keluarga pelaku merekam video secara tersembunyi, dalam video viral itu memperlihatkan oknum jaksa di Sumatera Utara, dan terkutip dari pembicaraan itu, kalau keluarga korban sekaligus pelaku tindak pidana kasus narkoba telah setor uang Rp 5 juta, dan itu kali kelima kali diberikan.
"Ini adanya Rp 5 juta. Pertama sama ibu Rp20 juta, udah itu tambah Rp 5 juta, tambah Rp 5 juta lagi sudah 30,” kata suara dalam video tersebut. [*]
Kontributor: Kariadil Harefa
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup