Serang.suara.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulayadi alias Kak Seto, berencana mengunjungi Polres Metro Tangerang Kota untuk mengungkap kasus dugaan pencabulan terhadap seorang balita berusia 4 tahun yang diduga dilakukan oleh pemilik kontrakan, AR alias Dorman (65).
Upaya itu dilakukan untuk mendampingi korban dan keluarga korban menuntut keadilan terhadap pelaku yang telah berusia lanjut tersebut.
"Besok kami akan mengunjungi Polres Metro Tangerang sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai kasus dugaan pencabulan tersebut," kata Kak Seto saat dihubungi pada Rabu, (14/6/2023).
Setelah mengunjungi Polres Metro Tangerang Kota, Kak Seto akan menuju rumah korban untuk melihat kondisi terkini balita yang menjadi korban tindakan pencabulan oleh pria lanjut usia tersebut.
"Setelah dari Polres Metro Tangerang Kota, kami akan menuju rumah korban," ujar Kak Seto.
Sebelumnya dilaporkan bahwa keluarga korban kasus pencabulan balita di Tangerang sedang menghadapi masa sulit, di mana sang anak, yang merupakan korban, mengalami trauma yang sangat mendalam.
N (28), ibu korban, mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan pendampingan dalam proses pemulihan trauma bagi sang anak. Namun, keterbatasan biaya menjadi kendala sehingga mereka merasa pasrah.
"Belum ada pendampingan. Kami sebenarnya sangat membutuhkannya. Kami membutuhkan pendampingan untuk anak kami, tapi sebagai orang tua yang kurang paham, kami tidak tahu bagaimana caranya agar anak kami dapat melupakan peristiwa tersebut," ujar N saat dihubungi pada Selasa, 13 Juni.
Baca Juga: Kembali Syuting Bareng Sherina Munaf Usai 22 Tahun, Derby Romero: Rasanya Ajaib!
Tag
Berita Terkait
-
Kekasih Mario Dandy, AG Dieksekusi ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang Tanpa Keluarga
-
Bongkar Pemain Timnas Indonesia Rasa Belanda vs Palestina
-
Tak Percaya Allah SWT Bisa Bahasa Arab, Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Ungkap Kontroversi Al Quran dan Kitab Suci Lainnya
-
Jusuf Hamka Tantang Kemenkeu: Kalau Benar Perusahaan Berhutang Ke Negara 700 M, Gue Bayar 100 Kali lipat Rp 70 Triliun Bos!
-
Ayah David Ozora Ingin Mario Dandy juga Dibuat Koma, Agar Sebanding Dengan Retritusi yang Maksud Jaksa
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?