/
Minggu, 09 Juli 2023 | 20:04 WIB
Warga berbondong saat dua pengunjung di Pantai Blessing Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan terseret ombak, Minggu (7/9/2023). (Dokumen Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias)

Serang Suara - Pantai Blessing di Kecamatan Teluk Dalam Nias Selatan 'memakan korban' saat berenang di tempat wisata baru di Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (9/7/2023).

Kepala Kantor SAR Nias Octavianto mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi pengunjung Pantai Blessing di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan terseret ombak di lokasi wisata tersebut.

Katanya, peristiwa itu terjadi sekira Pukul 16.30 WIB. "Kami saat ini sudah menerjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban terseret ombak di pantai itu," ungkap Octavianto.

Menurut penuturan pelapor, Dewi Sartika yang masuk ke SAR Nias, Gunungsitoli. Ketika itu para korban sedang berenang di Pantai Blessing. Selang beberapa jam atau sekira pukul 16.30 WIB tiba-tiba wisatawan domestik itu kesulitan berenang.

Mereka kesulitan mencapai bibir pantai sehingga dua dari satu pengunjung berhasil selamat mencapai tepi pantai.

"Adapun pengunjung satu lagi tidak terlihat atau terseret gelombang laut pantai di sana," ungkap Octavianto, Minggu 9 Juli 2023.

Tim Basarnas Nias sedang bergerak ke Pantai Blessing lokasi terseretnya pengunjung tersebut. "Jadi satu masih dalam pencarian, dan tim sudah bergerak setelah keluarga korban minta bantuan kepada Basarnas Nias," terangnya.

Kepala Basarnas Nias Octavianto kalau pihaknya berkoordinasi dengan beberapa unsur institusi atau lembaga yang berada di Telukdalam antara lain BPBD Kabupaten Nias Selatan, unsur TNI dan Polri serta keluarga korban dan masyarakat daerah setempat.

"Kami memberangkatkan enam rescuer ke LKP, berkoordinasi dengan tim SAR gabungan di sana dalam upaya pencarian dan pertolongan terhadap pengunjung Pantai Blessing yang terseret gelombang laut," tutupnya. [*]

Baca Juga: Pelajar Padang di "Palak' Pemda Sumbar Kalau Pakai Lapangan Voli, Maidestal Hari Mahesa: Malu Kita

Kontributor: Putra Tanhar

Load More