Buntut kericuhan antara pengawal Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai diperiksa di Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya periode 2021-2022 di Kejaksaan Agung RI pada Senin (24/7/2023) malam, juru bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limamseto meminta maaf.
Permintaan maaf itu menyusul adanya salah satu pengawal Airlangga yang berteriak dan mengancam menembak para jurnalis yang ingin meminta keterangan dari Ketua Umum Golkar tersebut terkait pemeriksaan dirinya.
Permohonan maaf dan klarifikasi itu disampaikan dalam keterangan resmi atau siaran pers dari Kemenko Perekonomian nomor
HM.4.6/262/SET.M.EKON.3/07/2023 pada 25 Juli 2023.
"Kami berterima kasih atas kesediaan teman-teman wartawan menunggu sekitar 12 jam pemeriksaan dan kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi usai pemeriksaan," ujar Haryo dalam keterangan persnya, Selasa (25/7/2023).
Haryo menyampaikan pihaknya sudah melakukan klarifikasi dan memastikan tidak ada protokoler melakukan ancaman penembakan untuk pemburu berita di kejagung semalam.
Haryo juga mengatakan bahwa Kemenko Perekonomian telah memiliki SOP tersendiri dalam melaksanakan pendampingan kepada pimpinan dan dalam menjalankan tugasnya.
"Protokol Kemenko Perekonomian tidak dibekali dengan senjata," tulis keterangan tertulisnya.
Jurnalis Diancam Ditembak
Untuk diketahui seseorang yang diduga pengawal dari Menteri Kordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengancam akan menembak jurnalis yang menghalangi jalan atasannya. Peristiwa ini terjadi usai Airlangga diperiksa usai dimintai keterangan terkait dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya periode 2021-2022 di Kejaksaan Agung RI pada Senin (24/7/2023) malam.
Baca Juga: 5 Fakta Pemeriksaan Airlangga Hartarto di Kejagung, Pengawal Diduga Ancam Tembak Wartawan
Pantauan wartawan Suara.com Airlangga yang keluar pukul 21.10 setelah diperiksa hendak menuju mobil Toyota Land Cruiser hitam meninggalkan gedung kejagung. Namun, awak media yang menunggu dari pagi hendak menggali keterangan dari Airlangga.
Disaat yang bersamaan sejumlah orang berbadan kekar dengan menggunakan kemeja putih berupaya membuka jalan untuk Airlangga. Dorong-dorongan pun sempat terjadi hingga salah satu di antara pengawalnya berteriak mengancam menembak jurnalis.
"Buka jalan, gue tembak, tembak lo,” teriaknya
Setelah Airlangga berhasil masuk ke mobil yang membawanya, para pengawalnya pun turut pergi sembari berteriak mengumpat kepada awak media.
"Goblok," teriaknya.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Pemeriksaan Airlangga Hartarto di Kejagung, Pengawal Diduga Ancam Tembak Wartawan
-
Terungkap! Proyek BTS Rp 10 Triliun Tak Libatkan Tenaga Ahli Saat Pembahasan Awal, Hakim Sampai Heran
-
Kemenko Perekonomian Klaim Tak Ada Protokoler Ancam Tembak Jurnalis Usai Pemeriksaan Menko Airlangga
-
Komentar Airlangga Hartarto Setelah Diperiksa Kejagung Selama 12 Jam
-
Menteri Airlangga Hartarto Diperiksa Kejagung Selama 12 Jam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan