Serang.Suara.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa kepercayaan dari masyarakat menjadi modal penting untuk melakukan transformasi dan reformasi di tubuh Polri.
Hal itu disampaikan oleh Agus Andrianto di sela-sela acara Bakti Sosial dan Kesehatan di wilayah Blora, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
“Kepercayaan masyarakat menjadi modal penting untuk melakukan transformasi dan menggerakkan reformasi Polri di semua aspek dan semua tingkatan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (2/8/2023).
Agus menilai, kepercayaan dari masyarakat itu bisa diraih dengan memberikan pelayanan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, salah satunya adalah melalui Bakti Sosial dan Kesehatan.
“Bakti Kesehatan yang diikuti dengan Bakti Sosial ini merupakan salah satu kegiatan percontohan Program Quick Wins PRESISI TW (Triwulan) III yang merupakan penyederhanaan Program PRESISI yang telah dicanangkan Bapak Kapolri,” ujarnya.
Agus pun berharap, seluruh kegiatan Bakti Sosial dan Kesehatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Harapannya ke depan, kegiatan ini bisa lebih ditingkatkan lagi dengan melakukan berbagai pelayanan yang diperlukan oleh masyarakat,” katanya.
Agus pun berpesan kepada seluruh anggota Polri dimanapun berada, mulai saat ini, ubah pola pikir ingin dicintai dan disayangi menjadi menyayangi dan mencintai masyarakat.
“Polri lah yang harus menyayangi dan mencintai masyarakat. Gunakan semua kewenangan dan kekuatan yang dititipkan oleh Allah SWT kepada kita untuk membantu masyarakat dan menjadi bagian yang memberikan solusi,” ungkapnya.
Baca Juga: 5 Fakta Siswa SMA di Banjarmasin Tikam Teman: Diduga Sakit Hati karena Sering Dibully
Sekadar informasi, adapun Bakti Sosial dan Kesehatan yang digelar Polri adalah pengobatan gratis bagi 1.000 orang, khitanan massal, pemeriksaan gigi, vaksinasi Covid-19, penanganan stunting, Fisioterapi, MCU Prakes Rekrutmen Polri, operasi katarak, pemberian bantuan kepada korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan difabel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo