Suara Serang - PDI Perjuangan mulai ketar ketir usai sejumlah partai politik merapat ke samping Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra untuk Pilpres 2024 mendatang.
Kendati demikian rasa khawatir PDI Perjuangan langsung dibantah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada jurnalis belum lama ini.
Hasto sangat yakin dan optimis bahwa tekanan politik tak membuat PDI Perjuangan takut, yakin memenangkan Pilpres 2024.
Pada kesempatannya Hasto Kristiyanto menerangkan bahwa kolaboratif partai politik dengan PDIP untuk mendukung Ganjar Pranowo tidak bergeming untuk memberi sokongan terhadap calon presiden, kendati sudah ada parpol merapat ke Prabowo.
Berkaca dari keberhasilan sebelumnya, Hasto menyoroti pengalaman partai dalam mengatasi tantangan, dengan mencontohkan Pilkada Surabaya, di mana PDIP menang meski kalah jumlah.
"Ya kalau kita lihat pengalaman di Kota Surabaya misalnya, kami kan dikeroyok saat itu. PDIP di Kota Surabaya hanya sendirian, kemudian kami bisa memenangkan Wali Kota," tegas Hasto Kristiyantosaat ditemui di Ciawi, Kabupaten Bogor, Barat. Jawa, pada Selasa, 15 Agustus 2023.
Ia menggarisbawahi bahwa hasil pemilu tergantung pada kualitas dan atribut dari kandidat itu sendiri.
pemilu secara langsung itu akan ditentukan oleh kualitas kepemimpinan calon, karakter calon, moralitas dari calon dukungan rakyat, itu yang akan sangat menentukan," katanya.
Hasto menunjuk bukti empiris yang dihadirkan oleh keikutsertaan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilgub Jakarta sebagai bukti prinsip tersebut.
Baca Juga: 52 Kapal Nelayan Terbakar Hebat di Tegal, Api Sulit Dipadamkan
"Itu secara empiris telah terbukti termasuk di Jakarta ketika Pak Jokowi menjadi Cagub DKI Jakarta," ujarnya.
Terlepas dari keyakinan tersebut, Hasto mengindikasikan bahwa PDIP tetap terbuka untuk menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
"Komunikasi politik tetap dan merupakan proses yang berkelanjutan," tutupnya.
Empat Partai Besar Bersatu Mendukung Parabowo dan Erick Thohir dalam Pilpres 2024
Golkar, PAN, Gerindra, dan PKB ingin mengamankan kemenangan, keempat partai ini telah mengambil langkah strategis dengan mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan mengusung nama Erick Thohir sebagai calon wakil presiden.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, mengungkapkan bahwa aliansi empat partai ini memiliki visi yang jelas, yakni memenangkan kontestasi Pilpres 2024 serta mengoordinasikan pembuatan kebijakan yang berdampak positif bagi Indonesia.
Sebelumnya Prabowo menyebut empat partai besar yang bergabung mendukungnya merupakan bagian dari tim Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Diketahui Gerindra, Golkar, PKB dan PAN merupakan partai koalisi yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi - Ma'ruf Amin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena