SuaraSoreang.id - Tiga tersangka dugaan kasus pembunuhan berencana Brigadir J yakni Bharada E, Brigadir RR, dan Kuat Maruf sudah melewati uji kebohongan menggunakan alat lie detector atau polygraph.
Terpisah dengan dua tersangka lainnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan melakukan uji kebohongan pada Kamis (8/9/2022) besok.
Selanjutnya ART keluarga Ferdy Sambo, Susi sebagai saksi akan menjalani tes polygraph.
"FS akan dilaksanakan (pemeriksaan dengan lie detector) hari Kamis lusa. Karena besok jadwal FS diperiksa di Dittipidsiber," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, dikutip Suara.com, Selasa (6/9/2022).
Terkait hasil uji kebohongan pada ketiga tersangka Bharada E, Brigadir RR, dan Kuat Maruf dinyatakan memberi keterangan jujur.
"Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya 'No Deception Indicated' alias jujur," jelas Rian.
Namun, apakah lie detector akurat?
Tes kebohongan ini dilakukan menggunakan mesin polygraph.
Mesin ini ditemukan sejak tahun 1902 dan terus berkembang mengikuti era modern.
Biasanya, alat ini digunakan pengadilan untuk menyelidiki kasus tindakan kriminal dan tindak kejahatan lainnya.
Meski telah digunakan sejak 1924, lie detector ini masih dipertanyakan soal keakuratannya. Terutama di kalangan ahli psikolog. Bahkan, alat ini tidak selalu bisa diterima secara hukum yang sah.
Dalam mendekteksi kebohongan, kinerja mesin polygraph ini dapat mengumpulkan dan menganalisis respons fisiologis manusia melalui sensor yang terhubung ke tubuh seseorang yang diperiksa tersebut.
Nantinya alat ini akan mendeteksi detak jantung, kulit dan pernafasan. Kemudian pihak penyidik bisa menemukan perubahan abnormal pada bagian-bagian tersebut.
Hasilnya terbaca dalam grafis otomatis. Jadi, melalui alat vital tubuh tersebut, kondisi perubahan psikologis ketika seseorang berbohong dapat terlihat.
sumber: suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Istri Ferdy Sambo Siapkan Cuan Miliaran untuk Habisi Brigadir J, Terciduk Lagi Asyik Bareng Kuat Maruf atau Benar Dilecehkan Yoshua?
-
Kriminolog UI Sebut Kemungkinan Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi untuk Ringankan Hukuman
-
Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf Ditepis, Begini Soal Buktinya Kata Jenderal
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
48 Ribu Pemudik Sudah Menyeberang ke Sumatera, Merak-Bakauheni Mulai Dipadati Kendaraan
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
-
Sial! Lagu 'So Asu' Naykilla Menjadi Candu yang Menghina Selera Musik Saya
-
5 Fakta Kecelakaan Mobil Pemudik Asal Jakarta di Tol Lampung, Satu Penumpang Meninggal
-
Puluhan Pengacara Siap Bela Abdul Wahid, Sidang Perdana usai Lebaran
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
5 Fakta Bus PO Anugrah Terguling di Gumay Talang Lahat, Puluhan Penumpang Dievakuasi