SuaraSoreang.id – Benang kusut kasus di Magelang soal pelecehan seksual yang diakui istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, belum terungkap benar.
Namun, ada yang menarik Ketika tiga tersangka pembunuh berencana, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf dijanjikan uang miliaran oleh istri Ferdy Sambo.
Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara mengatakan, jika mantan kliennya mengaku pernah dijanjikan uang Rp 1 miliar setelah mengeksekusi Brigadir J.
Akan tetapi, Deolipa mengatakan, dia tidak mengetahui apakah istri Ferdy Sambo sudah menunaikan janjinya memberi Rp 1 miliar atau belum ke rekening Bharada E.
Selain Bharada E, istri Ferdy Sambo juga menjanjikan pada Bripka RR dan Kuat Maruf, masing-masing Rp 500 juta.
Terkait janji pada dua tersangka itu juga Deolipa mengatakan tidak mengetahui, apakah sudah dibayarkan atau belum.
Siapa beri perintah?
Belum ada keterangan pasti mengenai janji istri Ferdy Sambo yang membagi-bagikan uang miliaran untuk tiga tersangka pembunuhan.
Apakah pemberian uang tersebut diperintah suaminya, atau di luar sepengetahuan Ferdy Sambo jika ketiganya dijanjikan dihadiahi uang miliaran.
Jika di luar sepengetahuan Ferdy Sambo, kemungkinan Putri Candrawathi diduga menginginkan Brigadir J lenyap.
Terkait alasan istri Ferdy Sambo ingin melenyapkan Brigadir J, bisa dua kemungkinan. Pertama adalah dugaan perselingkuhannya dengan Kuat, atau memang Putri dendam lantaran diperkosa Brigadir J. Belum bisa terungkap.
Deolipa dapat cerita baru
Nama Deolipa memang sedang tenar-tenarnya di berbagai acara televisi lantaran kasusnya, mau mau menangani Bharada E.
Saat diolah Deolipa, Bharada E berani berubah 180 derajat mengenai scenario baku tembak dan pelecehan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dari Bharada E juga akhirnya terbongkar jika eksekusi mati Brigadir J adalah atas perintah Ferdy Sambo.
Bukan itu saja, Deolipa juga menceritakan kecurigaan Bharada E pada hubungan ART sekaligus Kuat Maruf dengan istri Ferdy Sambo.
Dugaan hubungan terlarang antara dua tersangka pembunuh Brigadir J ini, masih jadi bahasan.
Saat berbicara di acara Kabar Petang tvOne beberapa waktu lalu, Deolipa Yumara mengatakan, motif Ferdy Sambo menghabisi Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J karena diduga Brigadir J mengetahui aib Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Deolipa juga pada kesempatan itu, mematahkan dugaan Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J.
Melihat perkembangan dan hasil dari cerita Bharada E, Deolipa mengatakan, Brigadir J diduga mengetahui peristiwa terlarang antara Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf di Magelang.
"Bharada E tidak merasakan langsung ya, tapi dia berpikir. Boleh dong berpikir?” kata Deolipa.
“Jadi dugaan dia (Bharada E), ada sesuatu yang terjadi (antara istri Ferdy Sambo dan Kuat), dan diketahui Yosua (Brigadir J)," kata Deolipa, seperti melansir tayangan Kabar Petang tvOne, Senin (29/8/2022).
Cerita dari Bharada E, di Magelang saat itu hanya ada empat orang. Mereka adalah Brigadir J, Susi (ART), Kuat (ART), Putri Candrawathi.
Nah, dalam hal ini Susi dianggap tidak ada kaitannya dengan kasus pembunuhan Brigadir J.
Deolipa lantas menduga jika dua orang yang merencanakan pembunuhan. "Susi enggak ikutan karena dia di bawah,” katanya.
“Nah tinggal tiga (dua tersangka dan saksi) kan, tapi yang dua ini (Kuat Maruf dan Putri Candrawathi) sepakat ngebunuh si Yosua (Brigadir J), itu saja logikanya," kata Deolipa.
Berita Terkait
-
Hari Ini Ferdy Sambo Diperiksa Soal Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J
-
Anak Buah Ferdy Sambo Rusak CCTV dan TKP Kasus Brigadir J, Nasib Kombes Agus Diumumkan Siang Ini
-
Kriminolog UI Sebut Kemungkinan Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi untuk Ringankan Hukuman
-
Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf Ditepis, Begini Soal Buktinya Kata Jenderal
-
Komnas Perempuan Dihujat Netizen Usai Bedakan Kasus Putri Candrawathi dengan Perempuan Lain
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Romy Wijayanto Jadi Dirut Bankaltimtara, Gubernur Rudy Mas'ud: Skornya Tertinggi
-
Sulitnya Dayinta Melira Lakukan Satu Adegan di Badut Gendong, Sampai Bikin Repot Tim Produksi
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 April 2026: Raih Sea Splatter, M82B, dan Diamond
-
Menyusuri Langit Bersama Ulugh Beg dalam Buku The Prince of Stars
-
Kisah Pengusaha Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Paprika Premium dengan Dukungan KUR BRI
-
Gen Z Indonesia Makin Aktif Pakai AI dan Google Search, Angkanya Tembus 89 Persen
-
Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya