/
Kamis, 15 September 2022 | 17:51 WIB
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

SuaraSoreang.id - Hacker Bjorka yang sebelumnya sempat membuat heboh Indonesia berkat aksinya yang mengklaim telah berhasil membongkar data-data penting negara, kini kembali membuat heboh karena pernyataannya.

Kali ini Bjorka mengklaim dirinya telah mendapat informasi dari orang dalam, bahwa Presiden Joko Widodo akan menggantikan salah satu menterinya di Kabinet Indonesia Maju.

Hal tersebut disampaikan Bjorka dalam forum breached.to, sebagaimana dikutip dari Suara.com, pada Kamis (15/9/2022).

Menteri yang rencananya akan diganti oleh Presiden Jokowi tersebut adalah Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate.

"Saya mendapatkan informasi dari seorang yang bekerja di Istana Presiden bahwa Presiden akan menggantikan Menteri Kominfo, Johnny G Plate," ungkap Bjorka.

Tentu saja penyataan tersebut belum terbukti benar, dan bisa jadi hal tersebut merupakan bentuk gertakan Bjorka yang sengaja dilempar kepada pihak Istana.

Namun, jika langkah tersebut memang dilakukan oleh Presiden, lebih lanjut Bjorka mengungkapkan harapannya kepada Presiden untuk memilih sosok pengganti yang memang pantas di posisi tersebut.

"Excellent, Mr President (bagus Pak Presiden). Pastikan kalau orang yang menggantikan posisi tersebut yang paham teknologi bukan dari partai atau militer,” kata bjorka demikian. Bjorka dalam forum Breached.

Selanjutnya, Bjorka juga menyinggung pemerintah yang mengklaim telah berhasil mendeteksi keberadaannya.

Baca Juga: Terlihat Mesra dan Bahagia, Maia Estianty Siap Berpisah dengan Irwan Mussry

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, seorang pemuda berusia 21 tahun di Madiun telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim khusus yang dibentuk oleh pemerintah.

Namun kini, Bjorka ternyata masih aktif bahkan menyinggung pemerintah Indonesia dalam mengidentifikasi identitas asli dirinya.

"Lol, pemerintah Indonesia merasa sudah mengindetifikasi saya dalam mengenai penangkapan pemuda di Madiun berdasarkan informasi dari Dark Tracer kepada pemerintah Indonesia. Anak itu sudah ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia. Untuk kalian Dark Tracer, adalah dosa kalian memberikan informasi salah yang salah terhadap idiot itu," singgung Bjorka.

Tak hanya itu, link soal penangkapan terhadap pemuda yang dikatakan salah tangkap di Madiun turut dibagikan.

Bahkan Bjorkan turut mempertanyakan tindakan HAM kepada pemerintah Indonesia, atas tindakan salah tangkap tersebut. Bjorka menyebut jika pemuda tersebut bukanlah dirinya.

Bjorka bahkan menuduh Dark Tracer telah memberikan informasi palsu terhadap pemerintah. Dark Tracer sendiri merupakan sebuah platform yang sering memberikan informasi-informasi rahasia. Dark Tracer dituduh sebagai informan Pemerintah Indonesia oleh Bjorka.

Load More