/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:06 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeberkan isi surat yang dikirimkan Presiden FIFA Gianni Infantino melalui video pernyataan pers, Jumat (7/10/2022). ((Biro Pers Sekretariat Presiden))

SuaraSoreang.id-Tragedi Kanjuruhan yang terjadi setelah pertandingan sepak bola Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10), disoroti langsung oleh FIFA.

Pasca insiden itu, banyak pihak yang menyangka bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) itu akan memberi sanksi kepada pemerintah Indonesia.

Namun kali ini perkiraan itu jauh berbeda. FIFA memutuskan tidak memberi sanksi kepada Indonesia terkait tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 131 orang menjadi korban jiwa.

Tidak dikenakannya sanksi oleh FIFA itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi telah menyampaikan surat hasil komunikasi dengan FIFA berkenaan tragedi Stadion Kanjuruhan.

Adapun pidato soal surat FIFA itu diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden (Setpres), Jumat Malam (7/10/2022).

"Berdasarkan surat (surat dari FIFA) tersebut, alhamdulillah, sepak bola Indonesia tidak dikenai sanksi oleh FIFA," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa surat tersebut adalah tindak lanjut dari komunikasi melalui telepon antara dirinya dan Presiden FIFA Gianni Infantino pada hari Senin (3/10).

Dalam surat tersebut, turut disebutkan bahwa FIFA dan pemerintah Indonesia akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. 

Baca Juga: Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan di Intimidasi, Menkopolhukam Mahfud MD Minta Jangan Takut

Untuk kelancaran upaya itu, FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses transformasi.

Jokowi juga memastikan FIFA dan pemerintah Indonesia akan bersama-sama membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.

"FIFA bersama-sama dengan Pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia," ujar Jokowi.

Sumber: Youtube Sekretariat Presiden

Load More