Sontak Adam dan Dina terkejut, dan mulai merasakan ada yang tidak beres. Mereka mempercepat jalannya. Sampai di depan tenda. Suara sapaan orang itu kembali terdengar.
"Maaf mas, mba," ucapnya.
Adam dan Dinda terkejut, merekapun memberanikan diri menengok ke belakang. Tak diayal ternyata dibelakang mereka berdua ada sesosok pocong yang lagi tiduran nyamping sambil melotot kearah mereka.
Adam dan Dinda refleks lari teriak dan langsung masuk tenda. Keriuhan itu membuat teman-temannya terbangun. Adam dan Dinda menceritakan kejadian horor itu, yang tadinya tiga tenda digelar, akhirnya mereka memutuskan tidur dalam satu tenda.
Singkat cerita, sampailah jam 1 pagi. Mereka prepare kembali untuk menuju puncak. Untungnya selama perjalanan ke puncak Lawu, mereka tidak menemuka kejadian mistis selama perjalanan.
Setelah puas di atas puncak, jam 10 pagi mereka memutuskan untuk turun dari puncak. Suatu ketika ketika diperjalanan turun, Adam menyadari bahwa mereka berjalan cuman 6 orang.
Adam memastikan anggota rombongan itu, dan ternyata Dinda tidak ada. Sontak Adam memutuskan untuk kembali menyusuri jalan sebelumnya mencari Dinda.
Sampai sore menjelang malam Dinda nihil tidak ditemukan. Adam yakin ada kesalahan dari rombongannya yang melanggar pantangan. Adam ingat betul dalam obrolannya semalam bersama Dina, Dinda mengaku bahwa dirinya sedang dalam keadaan haid. Sebuah pantangan bagi seorang perempuan haid dilarang naik ke gunung.
Hari semakin gelap, Adam dan teman-temannya memutuskan untuk turun mencari bantuan. Menjelang tengah malam Adam sampai dibawah kaki gunung.
Baca Juga: Lebih Seram dari Covid-19, Ini 5 Wabah Paling Mematikan di Dunia, 500 Juta Orang Meninggal
Di gerbang pendakian Adam menemui seorang laki-laki yang dikenal kuncen gunung. Adam pun menceritakan semua kejadian yang menimpa mereka di atas gunung, bahwa Dinda hilang.
Kuncen itu menyuruh Adam dan teman-temannya untuk menunggu di rumah warga, sedangkan sang kuncen dan warga setempat akan menjemput Dinda masuk ke hutan tengah malam.
Dan ternyata benar, sebelum subuh Dinda telah dibawa kuncen dari dalam hutan dalam keadaan selamat. Dinda kelihatan linglung. Siang harinya mereka pun diantar pulang ke kota.
Sampai di kota barulah Dinda menceritakan kisah mistis yang ia alami selama terpisah dalam perjalanan turun dari puncak Lawu.
Dinda cerita, ternyata pas saat perjalanan turun itu, ia mengaku pusing, karena pusing Dinda putuskan untuk nunduk bentar. Pas menegadah ia mendapati dua jalur yang berbeda.
Dinda berjalan ke arah yang salah, sampai tibanya ia berada di suatu tempat seperti pasar yang ramai. Dinda masuk ke area itu menyusuri jalan pasar itu.
Akui Dinda banyak warga desa di pasar itu. Bahkan ada momen Dinda ditawari dagangan oleh penjual pasar itu. Dinda pun membelinya.
Lama kelamaan Dinda baru menyadari bahwa dirinya sedang berada di atas gunung, mana mungkin ada pasar seramai itu di atas gunung. Diapun berpikir dia masuk ke pasar setan di Gunung Lawu. Ketika ia nengok dagangan yang dibeli, dagangan itu pun berubah menjadi daun.
Sontak Dinda kaget, menyadari hal itu Dinda ketakutan karena semua warga pasar yang ia lihat mengejar menghampiri Dinda.
Ditengah kekalutan itu Dinda akui mendengar panggilan dari seseorang yang memanggilnya, saat ia pergi menghampiri sumber suara ternyata itu adalah Kuncen Gunung Lawu yang menjemput dan menyelamatkan Dinda.
Sumber: Podcast Scary Thing
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu