/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:47 WIB
Ilustrasi Rumah Kosong (Pixabay.com)

SuaraSoreang.id - Sebuah rumah kosong di Bandung, jadi sasaran para konten kreator horor YouTube.

Namun, beberapa akun YouTube tersebut dilaporkan oleh sang pemilik rumah, lantaran belum memiliki izin.

Ada sekitar 10 akun YouTube yang dilaporkan ke Polda Jawa Barat, oleh Erma selaku pemilik rumah kosong di Jalan Sawah Kurung Bandung tersebut.

Rumah tersebut, kata Erma memang kosong sejak ibunya meninggal.

Namun Erma mengaku bahwa dirinya sesekali menyempatkan diri mendatangi rumah peninggalan ibunya tersebut untuk membersihkannya.

"Dua minggu sekali atau kadang seminggu sekali saya beresin. Setiap diberesin saya foto kondisi rumah, barang-barangnya masih lengkap," ucap Erma, dikutip dari SuaraJabar.id, Senin (10/10/2022).

Erma menuturkan, bahwa rumah tersebut memang kini nampak tak terurus karena, belakangan ini dirinya tidak datang untuk membersihkan rumah itu.

Ia mengaku kaget dan sakit hati ketika mendapati bahwa rumah peninggalan mendiang ibunya itu menjadi salah satu objek konten horor di beberapa kanal YouTube.

Selain itu, Erma juga mengaku, bahwa beberapa perabotan di rumah itu telah hilang, mulai dari mesin cuci, meja makan hingga ban mobil minibus yang tersimpan di garasi rumahnya.

Baca Juga: Mengenal Ikan Dewa Cibulan, Dianggap Jelmaan Prajurit Prabu Siliwangi, Populasinya Tetap dan Bila Mati Dibungkus Kafan

"Makanya saya kaget, saya tersinggung, terhinakan, itu rumah ibu saya dibikin seperti itu," tegasnya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat saat ini tengah menyelidiki 10 kanal YouTube yang yang dilaporkan telah membuat konten horor di rumah kosong milik Erma tanpa izin.

"Laporan memang sudah kami terima namun sekarang memang masih diselidiki, maksudnya akan tetap kita atensi untuk diproses secara hukum," papar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Selasa (11/10/2022).

Menurut Ibrahim, saat ini tim penyidik tengah mendalami terkait status kepemilikan rumah kosong tersebut.

Setelah itu, pihaknya kemudian akan melakukan penelusuran terkait pemilik dari 10 akun YouTube yang dilaporkan tersebut.

"Termasuk YouTuber yang masuk ke rumah itu, akun-akun yang digunakan dan juga informasi-nya masih kita dalami orang-orang tersebut," pungkas Ibrahim.

Sumber: SuaraJabar.id

Load More