/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 23:28 WIB
Terungkap isi chat Brigadir J pada Putri Candrawathi ketika dalam perjalanan dari Magelang menuju Jakarta (Tangkapan layar Polri TV)

SuaraSoreang.id - Pembunuhan Brigadir J diduga sudah direncanakan sejak di Magelang.

Di sana Brigadir J sudah dituduh melakukan pelecehan seksual pada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kabar tudingan pelecehan seksual ini kemudian dilaporkan Kuar Ma'ruf pada majikannya, Ferdy Sambo.

Selain itu, Kuat Ma'ruf juga secara tak langsung mengatakannya pada Bripka RR untuk menjelaskan yang terjadi.

Bripka RR mengungkapkan jika dirinya sempat melihat Kuat Ma'ruf bertengkar hebat dengan Brigadir J.

Sambil bertengkar, Kuat Ma'ruf memegang pisau dapur dan diperlihatkan pada Brigadir J.

Pada saat itu, Brigadir J juga bicara pada Bripka RR jika dirinya difitnah telah melakukan pelecehan seksual pada istri mantan Kadiv Propam Polri itu.

Terungkap isi pesan Brigadir J pada Putri Candrawathi

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. (sumber: Youtube.com/Polri TV)

Sebelum ke tempat eksekusi, Putri Candrawathi dan Bripka RR mengambil dua senjata milik Brigadir J. Di antaranya terdapat laras panjang dan pistol.

Baca Juga: Kapan Liga di Indonesia Bisa Dilanjutkan Kembali? PSSI: Menunggu Persetujuan dari FIFA

Aktivis, Irma Hutabarat beberkan soal dua senjata yang diambil Putri Candrawathi tidak pernah dikembalikan hingga Brigadir J ditembak di Duren Tiga, Jakarta Selatan (8/7/2022).

Ketika Brigadir J melakukan perjalanan pulang menuju Jakarta dari Magelang, dia sempat kirim pesan WA pada Putri Candrawathi.

Irma Hutabarat mengaku jika dirinya telah mengetahui isi pesan WA tersebut.

Dalam pesan itu, terdapat permohonan terakhir dari Brigadir J sebelum dirinya dieksekusi.

Brigadir J memohon pada Putri Candrawathi untuk mengembalikan dua senjatanya itu.

irma Hutabarat mengungkapkan hal ini ketika berdialog dengan Mantan Kepala Badan Intelijen atau Kabais TNI Soleman B Ponto.

Load More