Pertunjukan kesenian ini biasanya dilakukan oleh dua orang lakon yang membentuk seekor banteng. Nantinya, akan ada sebuah pertunjukan dimana para pemain kesurupan dan gerakannya menjadi tidak terkontrol.
4. Tradisi Seblang
Tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya Suku Osing ini merupakan rangkaian tarian yang dibawakan oleh seorang penari yang biasanya sudah tua, untuk selanjutnya penari tersebut akan mengalami kesurupan dengan menarikan gerakan-gerakan magis.
Sebelum berlangsungnya kesurupan, aka nada pawing yang membacakan mantra terlebih daulu. Tujuan dari tradisi ini untuk menolak bala atau agar desa tersebut diberikan keselamatan dan ketentraman.
Dilakukannya tradisi ini setidaknya setahun sekali dan uniknya, sang penari akan menari selama tujuh hari berturut-turut dalam kondisi kerasukan.
5. Kebo-keboan
Masih merupakan tradisi yang dimiliki suku Osing, Banyuwangi. Kebo-keboan yang berarti kerbau dalam Bahasa Jawa ini juga identik dengan binatang kerbau.
Para peserta tradisi akan berdandan seperti kerbau dengan dilumuri cairan hitam dari oli serta dilengkapi dengan tanduk buatan. Menurut cerita yang beredar, nantinya para peserta yang memerankan kerbau akan kesurupan roh leluhur.
Tujuan dari tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, serta agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari malapetaka.
Baca Juga: Disebut Sudah Kembali Satu Atap, Rumah Rizky Billar dan Lesti Kejora Terpantau Kosong
Itulah lima tradisi yang di dalamnya ada unsur mistis.
Kontributor: Shafa Maura Zahwa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi