Dalam situasi itu, perampok bank yang dikenal Janne Olsson menegosiasikan rencana dengan polisi yang akan memungkinkan mereka meninggalkan bank dengan aman selama 6 hari.
Perlakuan perampok yang dinilai baik terhadap sandera menyebabkan sebagian besar karyawan bank yang disandera menjadi sangat simpatik terhadap para perampok.
Bahkan setelah dibebaskan, para sandera menolak untuk meninggalkan penculiknya dan kemudian membela mereka.
Mereka juga menolak bersaksi di pengadilan melawan para perampok dan bahkan membantu mengumpulkan uang untuk membela mereka.
Kriminolog dan psikiater yang menyelidiki peristiwa tersebut menyebut kondisi mereka sebagai Stockholm syndrome.
Karena menjadi jelas bahwa karyawan bank yang jadi sandera telah mengembangkan semacam kasih sayang terhadap orang-orang yang menahan mereka.
Stockholm syndrome adalah kondisi yang tidak jelas penyebabnya.
Menariknya, bagaimanapun korban yang mengembangkan sindrom ini sering kali kemudian menolak untuk bekerja sama selama penyelidikan berikutnya atau selama persidangan hukum.
Orang dengan Stockholm syndrome sering melaporkan gejala yang mirip dengan gangguan stres pasca trauma atau PTSD. Gejalanya mungkin termasuk:
Baca Juga: Fantastis! Sumber Pendapatan Denise Chariesta Didapat dari 7 Pintu Rejeki Ini
1. Mudah terkejut.
2. Ketidakpercayaan.
3. Perasaan tidak nyata.
4. Kilas balik.
5. Ketidakmampuan untuk menikmati pengalaman yang sebelumnya menyenangkan.
6. Mudah marah.
7. Sering mimpi buruk.
8. Sulit berkonsentrasi.(*)
Sumber: Kanal Youtube Bahasa Psikologi
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Eksekusi Mati, Bharada E Akui Ingin Beri Pesan ini ke Brigadir J
-
Fantastis! Sumber Pendapatan Denise Chariesta Didapat dari 7 Pintu Rejeki Ini
-
Desakan Mundur Ketum PSSI semakin Deras, Juru Bicaranya 'Gak Pake Disuruh Nanti Tahun 2023 Ya Ganti'
-
Lesti Kejora Diduga Alami Stockholm Syndrome, Desy Ratnasari Perhatikan Diagnosa Ini
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali