SuaraSoreang.id - Beberapa waktu lalu laman media sosial sempat dihebohkan dengan potongan video Rizky Billar dilabrak tetangga dan dimarahi ibu-ibu.
Ibu-ibu yang melabrak Rizky Billar itu diduga adalah tetangga satu kompleks dengan Rizki Billar, kejadian itu kemudian diketahui penyebabnya adalah diduga Rizky Billar kebut-kebutan di komplek perumahan.
Potongan vido itu sempat viral beredar dilini masa berbagai media sosial.
Banyak publik yang menanggapi kejadian pelabrakan Suami Lesti Kejora itu.
Salah satu pihak yang ikut menanggapi kejadian itu adalah mantan penghuni kompleks dan mantan penghuni rumah Rizky Billar yang sedang ditempati oleh Rizky Billar.
Mantan penghuni rumah Billar yang tinggal di Kompleks itu menanggapi lewat sebuah video yang kemudian viral dan diunggah ulang oleh sbeuah akun gosip di Instagram.
Dalam video tanggapan itu, lelaki yang tidak diketahui namanya ini, dirinya mengaku sempat mengalami situasi yang sama seperti Rizky Billar.
Dirinya mengaku pernah menempati rumah yang sekarang ini sedang dikontrak suami Lesti Kejora tersebut. Bahkan dirinya juga mengaku pernah bersitegang dengan tetangganya tersebut.
"Jadi, dulu juga pernah kejadian asisten gue pergi keluar pakai motor. Nggak lama kemudian, tiba-tiba si tetangga tersebut gedor rumah gue, marah-marah, ngamuk-ngamuk, dan udah berapi-api katanya ada orang yang ngebut dari rumah gue," ujar lelaki tersebut dilansir dari @rumpi_gosip pada 30 Oktober 2022.
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Terciduk Berenang Bareng, Netizen sebut 'Bini doang yang Happy'
Dulu kejadian itu bermula asistennya pernah dituduh kebut-kebutan di komplek perumahan, dirinya dilabrak karena asistennya itu menggunakan motor sejenis CBR, yang suaranya cukup nyaring tetapi jalannya pelan.
"Padahal asisten gue keluar pakai motor, emang motornya kayak CBR gitu. Jadi, emang seolah dari bunyinya ngebut, tapi itu nggak ngebut dan marah-marah berapi-api gitu," jelasnya.
Dengan kejadian yang menimpanya itu, dia tidak heran hal tersebut menimpa juga terhadap Rizky Billar.
Lanjut ia juga menyakinkan bahwa tidak mungkin ada yang kebut-kebutan di kompleks perumahan itu karena jalannya yang sempit dan pendek.
"Secara logika, orang itu nggak sebodoh itu ngebut dari rumah ke gerbang luar atau sebaliknya. Karena, perumahan ini bukan perumahan yang jalannya besar dan jalurnya sangat panjang," lanjutnya.
Secara terang-terangan dia pun menegaskan bahwa tetangga tersebut memang suka membuat masalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!
-
Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa
-
4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR
-
Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina
-
Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah