SuaraSoreang.id - Kang Dedi Mulyadi masih aktif membagikan aktifitas kesehariannya yang ia bagikan di kanal Youtube miliknya Kang Dedi Mulyadi Channel.
Dedi Mulyadi termasuk politisi yang aktif memanfaatkan Youtube sebagai media untuk memberikan informasi dan unggahan aktifitasnya yang sebagin besar bersinggungan dengan masyarakat.
Walaupun ditengah permasalahan rumah tangga dalam proses perceraian dengan istrinya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne, tidak menyurutkan kang Dedi untuk membuat karya video yang biasa ia lakukan.
Terbaru, Kang Dedi Mulyadi kembali mengunggah video terbarunya di kanal Youtube yang menceritakan pertemuan antara Kang Dedi dengan sosok laki-laki yang dikenal sebagai playboy alias telah mangalami banyak pernikahan dengan banyak perempuan.
Dalam pertemuan itu, Dedi Mulyadi seakan penasaran dengan sosok laki-laki yang kemudian dikenal dengan nama Kaan itu memiliki pengalaman pernikahan yang unik, bahkan diketahui Kaan telah menikah sebanyak 88 kali.
Melansir unggahan youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel, Rabu 2 Oktober 2022. Kemudian Kaan menceritakan pengalamannya sebelum bisa menikah berulang kali.
Diawal perkenalannya kang Dedi berujar dalam candaan menemui Kaan untuk mencari jampe pelet, kang Dedi bercanda dirinya mengaku tidak laku, sehingga Dedi Mulyadi minta ilmu Pelet kepada Kaan.
"Jadi saya anggota DPR menemui abah Kaan, mau nyari jampe pelet karena saya tidak laku," ujar kang Dedi diikuti gelak tawa.
Sontak candaan kang Dedi dijawab Kaan.
Baca Juga: Kisah Cinta Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, Ternyata Sempat Tak Direstui Sang Paman
"Kalau jampe pelet memang punya, tapi buat orang nggak," timpal Kaan.
"Termasuk sama saya gak dikasihin?" tanya lagi kang Dedi.
Kaan bersikukuh berpendirian tidak akan memberikan ilmu jampe peletenya ke orang lain termasuk kang Dedi Mulyadi, karena ia anggap ilmunya itu jelek berdasar riwayat perjalanan hidupnya
Dalam penuturannya pria yang berusia 61 tahun itu mengaku dulu sempat mengalami sakit hati telah dihina oleh perempuan karena tidak memiliki apa-apa.
Mengalami penolakan Kaan pun kecewa.
"Saya kalap," jelas Kaan
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, Ternyata Sempat Tak Direstui Sang Paman
-
Ria Ricis Tolak Mentah-mentah Terkait Kabar Teuku Ryan Numpang Hidup: Aku Pribadi Nggak Ya
-
Kamaruddin dan Jaksa Kompak Curigai Susi PRT Ferdy Sambo Gunakan Handsfree Saat Bersaksi di Persidangan
-
Geger! Teuku Ryan Kerap Dikaitkan dengan Sosok Artis Inisial R yang Diramal Hard Gumay, Ria Ricis: Nggak Tahu, tapi...
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026
-
Kronologi Detik-detik WNA Belanda Dibantai Dua Pria Bertopeng Ojol
-
Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Peneliti Ungkap Alasan Ilmiah Ikan Hiu 'Nongkrong' di Pesisir Makassar
-
Ulasan Novel 86, Membedah Akar Budaya Korupsi dalam Birokrasi
-
Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran
-
AgenBRILink, Garda Terdepan Pemutus Mata Rantai Keterbatasan Finansial Pelosok Negeri
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Lebih dari Novel Anak, Na Willa Syarat akan Isu Sosial yang Berat