SuaraSoreang.id – Dedi Mulyadi buka fakta baru terkait urusan ranjangnya bersama sang istri, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Kang Dedi Mulyadi mengaku sudah 3,5 tahun 'puasa' yang merujuk pada "puasa ranjang" dengan istrinya Anne Ratna Mustika.
Seperti diketahui sebelumnya, Ambu Anne sempat mengungkap alasan dirinya layangkan gugatan cerai pada Dedi Mulyadi.
Dia mengaku tidak diberikan nafkah lahir dan batin dari Dedi Mulyadi. Soal urusan nafkah lahir, menurutnya bukan berarti minta uang seutuhnya namun Ambu Anne ingin mengetahui manajemen keuangan dan harta kekayaan Kang Dedi Mulyadi yang tidak diketahuinya kecuali yang ada di LHKPN.
Sedangkan soal nafkah batin yang Ambu Anne inginkan bukan hanya urusan ranjang, tetapi soal ketenangan juga kenyamanan dalam rumah tangga.
“Sebagai istri, dinafkahi itu bukan hanya urusan ranjang saja. Istri itu juga butuh ketenangan, kenyamanan dan merasa dihargai oleh suami,” ungkap Anne Ratna, dikutip denpasar.suara.com.
Terkait nafkah batin urusan ranjang yang disinggung Ambu Anne, Kang Dedi Mulyadi mengakui hal yang mengejutkan seakan mengonfirmasi pernyataan sang istri.
Hal ini Kang Dedi ungkapkan ketika dia bersama pejabat Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI saat mengunjungi Dusun Kalibenning, Desa Kebondalem, Semarang.
Diketahui, desa ini cukup terkenal dengan penghasilan alpukatnya.
Kang Dedi mengabadikan kegiatan ini dengan mengunggahnya dalam kanal YouTube Lembur Pakuan Channel, Minggu (20/11/2022). Sesaat sebelum acara dimulai, Kang Dedi masuk ke rumah Kadus Kalibening.
Di dalam rumah itu Kang Dedi menemui Kepala Desa Kebondalem, Nur Holiq dan Kepala Dusun Kalibening sekaligus berbincang sambil disuuhi alpukat.
Kang Dedi Mulyadi terlihat tak langsung memakannya, dia meminta alpukat ini untuk dibungkus pulang, akhirnya meminta izin pada pejabat desa tersebut. Kemudian, permintaan Kang Dedi itu dikabulkan.
“Yang penting nanti dirasakan,” timpal Pak Kades.
“Ya saya lagi puasa,” ungkap Kang Dedi.
Acara ini diduga digelar pada hari Kamis (17/11/2022). Terkait puasanya, Kang Dedi kemungkinan sedang melaksanakan puasa Senin-Kamis yang disunnahkan bagi umat Islam.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Tak Betah, Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Dialami Anak Bungsu di Rumah Dinas, hingga Singgung Soal Poligami
-
5 Daftar Sindiran Dedi Mulyadi untuk Anne Ratna Mustika, Kinerja Buruk hingga Miliaran Harta Istri
-
Dedi Mulyadi Bantah Tuduhan Anne Ratna Mustika, Sikap KDM Cara Urus Anak Akhirnya Terbongkar
-
Ambu Anne Akui Jadi Korban KDRT Psikis, Dear Dedi Mulyadi Ini Jenis Kalimat Kekerasan Verbal, Pernah Melakukannya?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya