"Pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum 4 tahun. September atau Oktober 2021 yang lalu bersangkutan bebas," kata Jenderal Listyo Sigit.
3. Tergabung dalam jaringan JAD Bandung
Agus Sujatno tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang beberapa kali melakukan aksi pengeboman di Indonesia.
Misalnya seperti kejadian pengeboman Surabaya tahun 2018 dan pengeboman Makassar tahun 2021.
"Pelaku terafiliasi dengan JAD Bandung atau JAD Jawa Barat," kata Kapolri.
4. Istri menangis histeris di Sukoharjo
Pelaku bom bunuh diri ini memiliki istri dan keduanya meninggali rumah kos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Ketika mengetahui kondisi suaminya di Polsek Astana Anyar yang sudah tewas secara tragis, istri Agus menangis histeris hingga warga sekitar menanyakan keadaannya.
Diketahui melalui tetangganya, Endang, pasangan ini merupakan sosok yang tertutup dan jarang keluar kamar.
"Kalau pas di sini, kenalannya sebagai pasutri baru. Duda dapat janda katanya. Sama-sama punya anak 1, jadi anaknya 2. Tapi anaknya yang 1 katanya di ponsokan, tapi saya tidak tau mondok di mana," ungkap Endang.
5. Gunakan motor dan singgung KUHP
Beredar sebuah foto di media sosial yang diduga motor pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.
Dalam sepeda motor tersebut terdapat sebuauh kertas yang menempel bertuliskan, "KUHP = Hukum Syirik/Kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan QS = 9:29."
Seperti diketahui sebelumnya, DPR RI telah mengesahkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Hal ini cukup menuai kritik dari masyarakat terkait pasal-pasal kontroversial.
Namun, terkait maksud dari kertas yang tertempel itu belum diketahui.
6. Terobos anggota polisi di Polsek Astana Anyar
Kronologi aksi bom bunuh diri di Polse Astana Anyar terjadi ketika para polisi tengah melakukan apel pagi.
Seorang laki-laki yang kemudian diketahui Agus Sujanto tiba-tiba masuk dan mengacungkan senjata tajam.
Sejumlah anggota menghindar dan tak lama terjadi ledakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
-
Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare, Status Siaga Darurat Masih Berlaku
-
Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?