SuaraSoreang.id - Drama Putri Candrawathi mengaku jadi korban pelecehan seksual dalam kasus pembunuhan Brigadir J menimbulkan berbagai pertanyaan usai tes kebohongan diungkap.
Bahkan, Ferdy Sambo pun mengungkap alasan dia membunuh Brigadir J karena Putri Candrawathi mendapatkan pelecehan seksual.
Hasil tes kebohongan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo pun mencuat. Keduanya mendapatkan nilai tertinggi dibanding Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.
Putri Candrawathi diduga berbohong ketika ditanyai soal perselingkuhannya dengan Brigadir J.
Adapun Ferdy Sambo yang mengaku membunuh Brigadir J karena telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.
Keduanya kompak terkait kasus pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.
Di samping itu, Putri Candrawathi mengaku dipaksa Ferdy Sambo untuk membuat laporan pelecehan seksual yang dia buat di bawah paksaan suaminya bersamaan dengan pengakuan diperkosa Brigadir J.
"Saudara saksi membuat laporan mengenai pelecehan itu disuruh dan dipaksa oleh suami saudara saksi betul?" tanya kuasa hukum Bharada E saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (12/12/2022) lalu.
"Betul," jawab Putri.
"Saudara saksi disuruh dan dipaksa karena saudara takut dengan suami saudara?" tanya kuasa hukum Bharada E kembali.
"Betul," jawab Putri singkat.
Drama Putri Candrawathi dilakukan saat dirinya menjawab terkait perselingkuhan dengan Brigadir J dalam tes polgraf.
Dalam pertanyaan itu tertulis: "Apakah berselingkuh dengan Yosua? Apakah berselingkuh dengan Yosua di Magelang? Apakah berselingkuh dengan Yosua selama di Magelang?"
Hasil tes poligraf atau uji kebohongan Putri Candrawathi berkisar di angka minus yakni -25 yang artinya terindikasi bohong.
Hal yang sama terjadi para Ferdy Sambo yang mendapatkan skor -18 yang juga berarti terindikasi bohong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus