SuaraSoreang.id - Atlet sepak bola, Bambang Pamungkas turut komentari penyelenggaraan Liga 1 yang telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu.
Komentar tersebut dikemukakan oleh Bambang Pamungkas melalui akun Instagramnya @bepe20 pada Jumat (13/1/2023) kemarin.
Melalui akun Instagramnya itu Bambang Pamungkas mengunggah lambang lembaga Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Bambang Pamungkas sampaikan kritik terhadap keputusan PSSI yang menghentikan penyelenggaraan Liga 2 dan Liga 3.
Bahkan berjalannya Liga 1 tanpa degradasi juga disebut sebagai hal yang tidak dapat diterima.
"Tanpa mengurangi rasa hormat kepada siapapun. Dilihat dari sudut manapun dan dengan dasar apapun, keputusan federasi tertinggi sepak bola Indonesia untuk menghentikan Liga 2 dan Liga 3, serta menjalankan Liga 1 dengan tanpa adanya degradasi ini sangat sulit untuk dipahami dan diterima akal sehat," tulis Bambang Pamungkas.
Menurut Bambang Pamungkas, dampak dari keputusan yang diambil oleh PSSI akan berdampak buruk pada banyak hal.
Keputusan yang dianggap buruk itu akan mempengaruhi nasib para pelaku sepak bola sendiri.
Tidak hanya itu, keputusan PSSI terhadap penyelenggaraan ajang sepak bola di Indonesia juga disebut akan berpotensi lebih buruk oleh Bambang Pamungkas.
Baca Juga: Lagi Hangout, Dokter Reisa Broto Asmoro Tenteng Tas Mewah dari Chanel Rp65 Juta: Paling Cetar!
Menurut Bambang Pamungkas, Liga yang dijalankan tanpa degradasi akan membentuk berbagai praktik tidak terpuji.
"Ini bukan sekadar tentang bagaimana nasib para pelaku sepak bola yang mata pencahariannya akan terganggu. Atau potensi besar terjadinya “praktik-praktik” tidak terpuji, jika liga dijalankan tanpa degradasi. Jauh lebih besar dari pada itu, ini tentang sebenarnya sepak bola Indonesia ini mau dibawa kemana?," lanjut Bambang Pamungkas.
Meski demikian, Bambang Pamungkas tetap meyakini bahwa para pemain dan pelatih merupakan aktor utama dalam sebuah olahraga.
Para pemain dan pelatihlah yang dapat menentukan tujuan dari persepakbolaan di Indonesia.
"Berdasarkan pengalaman saya. Dalam olahraga, pemain dan pelatih tetaplah aktor utama. Suara mereka sedikit-banyak dapat turut menentukan arah tuju persepakbolaan negeri ini," ungkap Bambang Pamungkas. (*)
Sumber: Instagram/bepe20
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi