SuaraSoreang.id – Belum lama ini Denny Sumargo telah melakukan podcast bersama dengan Roni Bodax.
Dalam podcast tersebut Roni Bodax bercerita tentang dirinya yang ke Jakarta untuk bekerja, saat itu dia bekerja dengan orang sebagai tukang bakso.
Melalui podcast tersebut Roni Bodax mengaku selama bekerja dengan orang lain sebagai tukang bakso dirinya dikecewakan di bosnya.
Kekecawaan yang Roni Bodax rasakan berawal dari ketidakjelasan tentang gaji.
Lalu, Denny Sumargo pun menanyakan pada saat awal apakah sudah ada omongan gajinya itu berapa?.
“Bilangnya gaji berapa waktu itu?” ucap Denny Sumargo
Menanggapi pertanya tersebut Roni Bodax pun menjawab perjanjian gaji yang dirinya dapatkan pada awal masuk.
“waktu itu 700 rb” jawab Roni Bodax
Tetapi ternyata tidak sesuai harapan penghasilan yang di dapatkan Roni bodax selalu dibawah 700 rb Kadang 300 rb lalu bulan depannya 350 rb dan 400 rb
Akibat perlakuan bosnya itu Roni Bodax menanyakan kapan sisa gajinya bisa dibayarkan, namun bos tersebut hanya selalu menjawab nanti, bulan depan dan saat kamu pulang kampung dengan alasan agar Roni Bodax mendapatkan uang banyak.
Merasa tidak terima dengan perlakuan bosnya, akhirnya Roni Bodax membawa kabur duit bosnya sesuai dengan sisa pendapatan yang diterimanya saat dirinya sedang disuruh belanja oleh bosnya.
“Ya akhirnya pun bukan uangnya, saya disuruh belanja terus belanjaannya saya beliin satu kantong, uang berapa juta aitu saya bawa kabur senilai nominal gaji saya selama 4 bulan itu. Saya itung dulu nih.”
Roni Bodax juga berkata kalau dirinya melakukan itu semua untuk memberi imbas kepada bosnya yang tidak memberi full gaji selama 4 bulan kepada dirinya. (*)
Sumber : Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo berjudul TATTO MATA SAMPE BENGKAK !? MANTAN PREMAN SEKARANG GW DAKWAHIN PREMAN !! (RONI BODAX)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF