SuaraSoreang.id - Terkadang seorang anak begitu menyukai hal-hal yang dikonsumsi oleh manusia. Baik dalam makanan atau minuman yang orang dewasa tersebut konsumsi.
Maka dari itu melalui hal berikut, kami ingin mengingatkan kembali pada Anda bahwa, tidak semua makanan atau minuman yang Anda konsumsi tersebut baik untuk si kecil.
Terdapat bebebrapa makanan atau bahkan minuman yang belum dianjurkan dikonsumsi untuk anak dibawah umur. Melalui hal berikut, kami mengingatkan Anda.
Jika satu diantara banyak jenis minuman, yang tidak diperbolehkan untuk anak kecil yakni, soda. Yang mana hingga saat ini banyak anak yang begitu menyukai berbagai macam jenis minuman berikut.
Sering kali ditemui diberbagai tempat, minuman bersoda memang dipercaya mampu untuk lebih menyegarkan tubuh. Namun lain halnya pada seorang anak kecil.
Tak hanya menghilangkan nutrisi pada si anak, berikut yang terjadi jika seorang anak mengonsumsi minumanan bersoda dalam kesehariannya.
Apa yang terjadi setelah jika seorang anak mengonsumsi minuman soda?
Pada 10 menit pertama, Asam fosfat yang terkandung dalam minuman bersoda ini, dapat langsung merusak enamel gigi.
Berkat pemanis buatan inilah, yang begitu mempengaruhi sistem tubuh anak-anak dengan menyebabkan tubuh mereka memprosesnya seperti gula.
Baca Juga: Cobalah Cara Baru Ini, Berikut Proses Pembuatan Sabun Cuci Tanpa Bahan Kimia Aktif
Lain halnya pada 20 menit selanjutnya, terjadinya ledakan insulin pada tubuh seorang anak yang mengonsumsi minuman bersoda berikut.
Karena kelebihan yang dihasilkan oleh soda inilah, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengubah kelebuhan tersebut, menjadi sebuah lemak.
Setelah 40 menit pertama berlalu, tubuh menyelesaikan penyerapan kandungan kafein.
Hingga menyebabkan pupil mata membesar, bahkan menyebabkan tekanan darah pada seorang yang mengonsumsinya meningkat.
Hal tersebutlah, yang menjadi alasan utama seorang anak menjadi susah untuk beristirahat.
Hingga berahhir pada satu jam setelah seorang anak tersebut mengonsumsi soda, maka terjadinya pencampuaran asam fosfat dengan kalsium hingga magnesium pada area usus kecil tubuh anak.
Berita Terkait
-
Wanti-wanti KPAI Di Kasus Pelecehan Ibu Muda Ke 17 Anak, Minta Polisi Pastikan Korban Tak Terlibat Hubungan Intim
-
Wanita Pelaku Pencabulan Belasan Anak Diduga Idap Eksibisionis dan Pedofilia, Apa Itu?
-
Kena Kritik karena Sebut Childfree Bikin Wajahnya Jadi Awet Muda, Bagaimana Hukum Memilih Tak Punya Anak Dalam Islam?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi
-
Penjualan Nintendo Switch 2 Pecahkan Rekor, Capai Belasan Juta Unit
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali dalam Tiga Jam, Kolom Abu Capai 800 Meter
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing
-
5 Mobil Bekas Daihatsu Pilihan Keluarga, Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang