SuaraSoreang.id - Aksi pengeroyokan pada beberapa orang yang dituduh penculik anak berakhir tragedi kemanusian.
Peristiwa mengerikan di Wamena yang memakan sembilan korban jiwa ini hampir semuanya ditemukan luka bekas tembakan.
Bahkan massa yang tak berdosa ikut menjadi korban tewas dengan diduga akibat luka tembakan.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Sinakma, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Awalnya aksi pengeroyokan pada pedagang kelontong, langsung disusul dengan kerusuhan.
Massa dilaporkan bertindak brutal kepada mereka yang dituduh penculik anak.
Kemudian kebrutalan massa ini justru berkahir sangat tragis dimana sembilan orang tewas.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Adi Prabowo mengatakan, semua korban meninggal adalah warga sipil.
Aksi brutal massa ini juga mengakibatkan 17 warga terluka, ada luka tembak, panah, hingga parang.
Informasi yang beredar dari sumber resmi, jika kebrutalan massa ini terjadi sekira pukul 12.30 WIT.
Massa secara brutal dan tak terbendung menghentikan mobil penjual kelontong di Sinakma.
Pemberhentian mobil ini dilakukan lantaran massa tersulut isu penculikan anak.
Polisi ada di sana untuk mengamankan beberapa orang di TKP.
Akan tetapi tiba-tiba saja ada yang berteriak dan melakukan penyerangan.
"Namun tiba-tiba ada yang berteriak dan menyerang anggota sehingga meminta penguatan dari Wamena," tutur Benny.
Tak lama ketika massa mengepung, datang bantuan dari TNI dan anggota Brimob.
Akan tetapi massa malah semakin anarkis. Mereka membakar apa saja yang ada di sekitar TKP.
Untuk menghentikan aksi massa, aparat sampai mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak dipedulikan.
Sembilan korban yang meninggal, dilaporkan tujuh meninggal akibat luka tembak.
"Massa brutal dengan menyerang warga dengan berbagai senjata tajam dan senjata tradisional serta melempar baru hingga menyebabkan beberapa di antaranya terluka, " jelas Benny.
"Saat ini anggota masih bersiaga (di lokasi kejadian) dengan melakukan patroli guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Benny dikutip dari Antara.
Nama 17 korban luka-luka:
1. Penias Wenda (21), laki-laki, luka tembak paha kiri, anak sekolah SMA YPPGI Wamena.
2. Gidion Mosip (18), laki-laki luka tembak di ketiak, Siswa SMK Yapis Wamena.
3. Ekimo Lengka (21), laki-laki, luka tembak di bagian belakang.
4. Eningga Wenda (27), petani, luka tembak di bagian paha tembus di punggung.
5. Irnius Wakerwa (20), petani, laki-laki, luka tembak di tangan kiri, kaki kanan.
6. Yeis Wenda (18), laki-laki, luka tembak di bagian betis kanan.
7. Ateko Wenda, laki-laki, luka tembak kaki bagian kiri.
8. FY (13), laki-laki, SD kelas Enam, luka tembak di telapak tangan di bagian kiri.
9. Kalius Kogoya (29), laki-laki, luka tembak paha di bagian kanan.
10. Nus Kogoya (24), laki-laki, luka tembak di kaki bagian kanan tembus betis.
11. Benar Wenda, laki-laki, luka tembak paha bagian kiri dari Kabupaten Lani Jaya.
12. Erius Yoman, laki-laki, luka tembak tangan bagian kanan, dari Kabupaten Lani Jaya.
13. Romy Kogoya, laki-laki, luka tembak bagian belakang.
14. Netias Wenda, Laki-laki, luka tembak tangan bagian kiri, luka tangan bagian kanan.
15. Frianus Murib, laki-laki, luka tembak kaki bagian kiri dan kanan.
16. Riko Wenda, laki-laki, luka tembak bagian kanan.
17. Weneluk Wakerwa, laki-laki, luka tembak kaki bagian kanan.
9 Nama korban meninggal
1. Albert Sitorus (26), laki laki. Luka parang bagian kepala belakang, luka panah bagian punggung.
2. Ramot Siagian (28), laki laki. Luka parang bagian kepala belakang, Luka Panah Pada punggung.
3. Stepanus Wenda, laki-laki (Kepala Desa), Distrik Kelokbeam, Kabupaten Lani Jaya luka tembak di bagian perut.
4. Alfredo Elopete, laki-laki, luka tembak di leher.
5. Korwa Wanimbo, laki-laki, luka tembak di punggung.
6. Tinus Yelipele, luka tembak di bahu bagian kanan
7. Temias Pokneagge, laki-laki.
8. Vicky Kogoya luka tembak di ketiak
9. Belum dketahui Identitasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
BIKIN GEGER, FOTO-FOTO Mengerikan! Aksi Pengeroyokan Bikin 9 Orang Tewas di Wamena, Kira-Kira Pelakunya Ketangkap gak?
-
6 Fakta Mengejutkan 5 Warga Garut Dituduh Culik Anak, Isu Makin Liar, Niat Cari Rezeki Jual Jaket Kulit Malah Dihajar hingga Dagangan Dijarah
-
Cek Fakta: Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Pilot dan Penumpang Disandera
-
Gempa Terkini di Jayapura Papua, 4 Orang Meninggal dan Bangunan Rusak Parah
-
Eksklusif: Keamanan Diperketat Demi Pilot Selandia Baru yang Diculik Kelompok Kriminal Bersenjata 'KKB' di Papua
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
HP Rp1 Jutaan Rasa Premium! Poco C81 Pro Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6000 mAh dan Layar Jumbo
-
Ekspektasi Keluarga Vs Keinginan Pribadi: Siapa yang Harus Mengalah?
-
Disebut Tak Bahagia Saat Akad, Siska Minbite Ungkap Kondisi Sebenarnya
-
Buka Tabungan di Inabuyer 2026, BRI Bagi-bagi Voucher MAP Gratis!
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Saat Kokain Asal Kolombia Ditemukan di Pantai Sumenep, Sinyal Masuknya Kartel Global?
-
Dari Pom Bensin ke Supermarket: Evolusi Gaya Hidup Modern yang Serba Instan
-
Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis
-
CEK FAKTA: Benarkah DPR Setujui Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan?
-
Sering Terlihat 'Medok' Saat Pakai Blush? Ini Rahasia Pipi Merona Natural Ala Idol K-Pop