SuaraSoreang.id - Keamanan di wilayah Nduga, Papua, sedang ditingkatkan setelah seorang pilot berkebangsaan Selandia Baru, Philip Max Martin, diculik oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Selasa pagi. Dalam upaya untuk memastikan keamanan dan keselamatan pilot tersebut, tim gabungan TNI Polri mengumumkan akan menindak tegas KKB yang bertanggung jawab atas penculikan tersebut.
Para pekerja pembangunan Puskesmas Paro di wilayah tersebut berhasil dievakuasi ke Mimika, Kapolri dengan bantuan tim gabungan TNI Polri yang terdiri dari 4 pasukan Satgas Kopasgat, 5 Satgas Tair Pure, dan 3 Brimob Satgas. Mereka diberangkatkan dengan menggunakan helikopter ke lokasi yang lebih aman.
Saat ini, tim gabungan TNI Polri sedang melakukan operasi pencarian fase pembakaran pesawat oleh kelompok KKB di wilayah Papua. Mereka berharap untuk segera menemukan dan membebaskan pilot Susi Air yang diamankan oleh kelompok tersebut. Kepala TNI dan Kapolri sudah memimpin langsung operasi pencarian tersebut dan memastikan bahwa semua sumber daya yang ada digunakan untuk memastikan keberhasilan misi ini.
Kabupaten Nduga meminta warga untuk tidak panik dan mematuhi arahan dari aparat keamanan. Mereka juga meminta agar keamanan wilayah tersebut tidak terganggu oleh aksi kelompok KKB. Pihak keamanan juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan masyarakat untuk memastikan bahwa situasi tetap stabil dan aman.
Sejauh ini, belum ada klaim tanggung jawab atas penculikan pilot Susi Air oleh kelompok KKB. Namun, para pejabat keamanan memastikan bahwa mereka akan menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh dan tidak akan berhenti sampai mereka menemukan kebenaran di balik insiden ini.
Menyusul perkembangan terbaru, kami akan terus memantau situasi dan memberikan update terbaru. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk pilot Philip Max Martin dan keluarganya saat ini sedang mengalami kondisi sulit. Polri berharap bahwa situasi ini segera terselesaikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar