SuaraSoreang.id – Kebakaran Depo Pertamina Plumpang dan masalah kontrak politik Anies Baswedan.
Sedang viral di jagat twitter terkait kebakaran di Depo Pertamina Plumpang. Sebanyak 52 unit mobil pemadam kebakaran dan 260 personel diturunkan untuk memadamkan api.
Akibat dari kebakaran itu, 17 orang meninggal dunia dan 50 orang mengalami luka bakar serius. Api juga menyambar ke kawasan rumah warga hingga sebanyak kurang lebih 600 warga harus mengungsi.
Kini berita ini sedang trend di jagat twitter dan dikaitkan dengan kontrak politik Anies Baswedan.
Pasalnya Anies membuat kontrak politik untuk tidak menggusur rumah atau bangunan kepada masyarakat Tanah Merah, termasuk Plumpang.
Padahal diketahui bahwa Plumpang adalah kawasan buffer zone milik pertamina yang tidak aman untuk ditinggali.
“Dulu Ahok udah pernah peringatkan Anies, tapi dia ngeyel. Sekarang kawasan Plumpang kebakaran hebat,” kata akun @gus_dibyo.
Diketahui api baru bisa dipastikan benar-benar padam pada pukul 12 malam.(*)
Sumber: twitter/gus_dibyo
Baca Juga: Terendus Tabiat David kepada AGH? Kuasa Hukum: Kami Tidak Menemukan...
Berita Terkait
-
Terlalu Dekat Pemukiman Warga, Erick Thohir Bakal Tata Ulang Zona Depo Pertamina Pasca Kebakaran
-
Tampung Warga Pengungsi Kebakaran Depo Pertamina, PMI Jakarta Utara Kekurangan Toilet
-
Tinjau Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Menteri BUMN: Penanganan Korban Jadi Prioritas
-
Sebanyak 1.085 Warga Plumpang Mengungsi Akibat Kebakaran Pipa BBM Pertamina
-
Erick Thohir Pastikan Investigasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Penanganan Korban-Keluarga Jadi Prioritas
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan