SuaraSoreang.id - Kejadian Depo Pertamina meledak bukan kali pertama. Namun, seolah tak pernah belajar dari kejadian mengerikan itu, kali ini lagi-lagi depo meledak.
Korban jiwa berjatuhan dengan jumlah yang tidak sedikit. Lantas berapa sih gaji para komisaris dan direksi Pertamina hingga terus kecolongan soal meledaknya depo?
Kabar terbaru dari dampak meledaknya Depo Pertamina Plumpang sangat menyedihkan.
Tercatat dari sebagian informasi resmi jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang bertambah menjadi 19 orang.
Informasi korban jiwa mencapai 19 orang ini tercatat di Koramil 01 Koja. Sedangkan korban yang masih dinyatakan hilang ada 3 orang.
Berikut uraian poin to poin soal gaji dan data korban:
Gaji direksi dan komisaris Pertamina
Dilihat dari laporan keuangan perseroan tahun 2021, Pertamina ditanggung jawabi 7 orang komisaris dan 6 orang direksi.
- Kompensasi yang dibayar dan terutang pada manajemen kunci dan Dewan Komisaris Pertamina pada periode yang berakhir 31 Desember 2021 masing-masing sebesar US$ 14,77 juta atau Rp 221,5 miliar (kurs Rp 15.000) dan US$ 16 juta atau sekitar Rp 240,7 miliar.
Sedangkan untuk struktur komponen remunerasi yang diberikan kepada dewan komisaris dan direksi terdiri dari gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas, dan tantiem/insentif kinerja.
- Untuk gaji anggota direksi ditetapkan dengan komposisi faktor jabatan, sebesar 85 persen dari gaji direktur utama.
- Honorarium komisaris utama 45 persen dari gaji direktur utama.
- Wakil komisaris utama 42,5 persen dari direktur utama.
- Anggota dewan komisaris adalah 90 persen dari honorarium komisaris utama.
Tunjangan
Bukan hanya gaji yang didapat, mereka juga menerima tunjangan yang tidak sedikit, misalnya:
- Tunjangan hari raya
- Tunjangan perumahan
- Tunjangan asuransi purna jabatan.
- Tunjangan transportasi
- Tunjangan asuransi purna jabatan
Jika dibagi sesuai perhitungan kompensasi yang ada di laporan keuangan tahunan perusahaan:
- Perhitungannya US$ 14,77 juta (Rp 221,5 miliar) dibagi 6 orang
- Masing-masing direksi mendapatkan sekitar Rp 36,9 miliar per tahun atau Rp 3 miliar per bulan.
- Untuk komisaris US$ 16 juta atau sekitar Rp 240,7 miliar dibagi 7 orang, maka setiap komisaris mendapat Rp 34,3 miliar per tahun atau sekitar Rp 2,8 miliar per bulan.
19 nyawa melayang
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang bertambah menjadi 19 orang.
Berikut korban meninggal dari data Posko Koramil 01 Koja, Sabtu (4/3):
1. Syaiful Anwar, Laki-laki usia 21 tahun
2. Rospita Perempuan usia 45 tahun
3. Iis Ernayati Perempuan usia 26 tahun
4. Ilyas Laki-laki usia 4 tahun
5. Siti Aminah Perempuan usia 40 tahun
6. Hadi Laki-laki usia 30 tahun
7. Rahmad Syukur Laki-laki usia 50 tahun
8. Rohani, Perempuan usia 40 tahun
9. Naila, Perempuan usia 20 tahun
10. Sumila (Perempuan/75 tahun)
11. Ayub (Laki-laki/45 tahun)
12. Yumiyati (Perempuan/18 tahun)
13. Hardiyansyah (Laki-laki)
14. Evelina (Perempuan/50 tahun)
15. Nursaini (Laki-laki)
16. Ardiansyah (Laki-laki/50 tahun)
17. Seluwidawati (Perempuan)
18. Trish Rhea Aprilita (Perempuan/12 tahun)
19. Syarif Hidayatullah. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Belasan Nyawa Melayang Akibat Pertamina Plumpang Meledak, Wapres Minta Warga Sabar: Yang Penting Kebutuhan Terjamin
-
Wajah Menteri BUMN Erick Thohir yang Baru Sibuk Urus PSSI, kini Cari 'Kambing Hitam untuk Disalahkan': Saya Copot Lagi
-
Nyawa Rakyat Sudah Tercabut, Diperintah Jokowi, Akhirnya Terendus Niat Wapres Ma'ruf Amin di Peristiwa Mematikan Meledaknya Depo Pertamina Plumpang
-
Momen Haru! Korban Kebakaran Pertamina Plumpang, Ibu dan Anak Berpelukan
-
Warga Plumpang Tuntut Depo Pertamina Pindah? Berikut Poin-Poin Tuntutan Warga!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Perkuat Gelar Pahlawan, Peneliti Temukan Sederet Bukti Pelanggaran Hukum terhadap Sultan HB II
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Perlindungan Maksimal Saat Olahraga: 5 Rekomendasi Sunscreen Tahan Keringat
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Super League 2025/2026 Usai FIFA Series, Persija dan Persib Tanding di Waktu yang Sama
-
Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM
-
Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah