/
Minggu, 05 Maret 2023 | 09:17 WIB
Rumah warga hancur akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Erick Thohir tak segan mencopot Dirut Pertamina dampak dari meledaknya Depo Pertamina Plumpang yang mengakibatkan belasan nyawa melayang. (Suara.com/Bagas)

SuaraSoreang.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merangkap jabatan sebagai Ketum PSSI, Erick Thohir memperlihatkan wajah sedih di peristiwa meledaknya Depo Pertamina Plumpang yang menewaskan belasan rakyat tak berdosa.

Kini sang menteri yang baru saja sibuk mencalonkan jadi Ketum PSSI dan menang dengan senyum manis, akhirnya harus berwajah sedih.

Kesedihan wajah orang dekat Presiden Joko Widodo ini terlihat saat dirinya mendampingin Wakil Presiden, Ma'ruf Amin.

Rupanya Erick Thohir sebagai bos besar BUMN kembali kecolongan lantaran Depo Pertamina untuk kesekian kalinya meledak.










Wakil Presiden RI KH Maruf Amin, mengunjungi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023]. (sumber:)

Sebagai langkah cepat, Erick Thohir kabarnya akan mencari orang yang paling bertanggung jawab atas insiden yang merenggut paksa nyawa belasan warga di sana.

Kabarnya bos PSSI ini akan mencopot direksi PT Pertamina (Persero) sebagai buntut dari kebakaran Depo Pertamina di wilayah Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023) malam.

"Kalau saya selalu bilang kan saya sudah pernah copot Direksi Pertamina," kata Erick Thohir.

"Kalau saya mesti copot lagi, ya saya copot lagi," katanya enteng mengatakan. 

Baca Juga: Nyawa Rakyat Sudah Tercabut, Diperintah Jokowi, Akhirnya Terendus Niat Wapres Ma'ruf Amin di Peristiwa Mematikan Meledaknya Depo Pertamina Plumpang

"Tetapi penyelesaiannya itu kan tidak hanya saling menyalahkan," kata Erick ketika menjenguk korban selamat dari kebakaran yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2023).

Erick Thohir mengakui jika kebakaran terminal BBM Pertamina kali ini yang merupakan insiden berulang.

Dan dia menyinggung soal risiko bisnis sehingga perusahaan BUMN seperti Pertamina, MIND ID, dan PLN dikatakannya harus membentuk tim risiko bisnis. 

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Wapres Ma'ruf Amin memberikan pengakuan jika Depo Pertamina Plumpang tidak aman berada di pemukiman warga. (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

Niat wapres

Ada niatan yang diutarakan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pasca belasan orang meninggal dunia akibat ledakan dan kebakaran yang diakibatkan Pertamina Plumpang

Wapres yang mendapat perintah langsung dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi 
meminta Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang atau Depo Pertamina dipindahkan.

Diakatakan Wapres Ma'ruf Amin, rencananya TBBM Pertamina Plumpang akan dipindahkan ke kompleks pelabuhan Pelindo menyusul insiden kebakaran hebat di depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.

"Saya berharap supaya Depo (Pertamina Plumpang) ini lebih aman itu bisa direlokasi di pelabuhan di daerah Pelindo," kata Ma'aruf kepada awak media, Sabtu (4/3/2023).

Penataan ulang

Bukan itu saja, akibat dampak luar biasa dari kejadian mematikan tersebut, Wapres menginstruksikan agar wilayah pemukiman di sekitar Depo Pertamina Plumpang ditata ulang kembali. 

Penataan ulang lokasi hunian kata wapres sangat diperlukan untuk memenuhi syarat kawasan yang dekat dengan objek vital nasional.

"Kemudian daerah ini akan ditata ulang supaya lebih teratur lebih baik dan aman dan memenuhi persyaratan sebagai suatu daerah yang berada di wilayah ibukota," ujarnya. (*)

Load More