SuaraSoreang.id - Sebagai seorang atlet profesional, menjadi sarjana bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, bagi David Rumakiek, hal itu bukanlah sebuah halangan.
David Rumakiek membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat dan disiplin yang tinggi, seorang pesepakbola pun bisa meraih gelar sarjana.
David Kevin Wato Rumakiek, seorang pesepakbola asal Papua, berhasil meraih gelar Sarjana Administrasi Perkantoran dari Universitas Cendrawasih.
Saat masih bermain di Persipura Jayapura, David tetap bersemangat untuk menyelesaikan kuliahnya.
Ia bahkan meluangkan waktu setelah berlatih untuk pergi ke kampus dan mengikuti kuliah.
Namun, ketika ia pindah ke klub PERSIB pada musim ini, David harus menempuh kuliah jarak jauh.
“Semester akhir kemarin karena jauh di Bandung, saya terpaksa ikut kuliah online,” ungkap David di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Selain menempuh kuliah jarak jauh, David juga memotong waktu santainya untuk fokus pada pendidikannya.
Ia berusaha untuk mengatur waktu antara aktivitasnya sebagai pesepakbola dengan tuntutan kuliah.
Baca Juga: Jokowi - Megawati Bertemu 3 Jam di Istana, Sekjen PDIP: Membahas Berbagai Persoalan Bangsa
Menurut David, pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk dijalani dalam hidupnya.
Ia mengatakan bahwa ilmu yang didapatkan dari pendidikan bisa diterapkan di masa depan ketika dirnya sudah gantung sepatu sebagai pesepakbola profesional.
“Pendidikan sangat penting. Jika kita tidak bermain bola lagi, kita bisa melanjutkan bekerja atau mencari pekerjaan di bidang lain dengan pendidikan yang kita miliki,” ujar David. (*/Mella Azizah)
Sumber: persib.co.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi