SuaraSoreang.id - Viral rekaman video yang direkam oleh Jhon Lbf.
Jhon Lbf merekam video dirinya bersama Sabar L Tobing dan mengungkap kekecewaannya dengan salah satu sosok yang menyindir sumbernya asetnya melalui podcast.
Sosok yang menyindir Jhon Lbf lewat podcast diduga adalah dr Richard Lee, hal ini sesuai dengan judul berita "JHON LBF! Saya G3r4m dengan podcast Dr. Richard Lee.
Dilansir dari unggahan video yang diunggah oleh akun tiktok @capricornesp, Sabar L Tobing selaku pendiri dan CEO dari Perusahaan Hive Five mengungkapkan hal yang diduga ada kaitannya dengan dr Richard Lee dan eks Komisaris PT Lima Sekawan Indoensia.
"Saya sama pak Sabar, berbisnis real 7 perusahaan kami gak ada bisnis aneh-aneh, PPATK cek rekening saya, cek rekening kami, kalau ada 1 rupiah duit haram dari money laundry, sita semuanya aset saya" ungkap Jhon Lbf
"Saya sampaikan juga ya ke mantan-mantan eks, karena juga udah disampaikan di podcast juga. Mantan-mantan komisaris PT Lima Sekawan Indonesia, saya tau rahasia perpajakan anda, tetapi karena saya memegang yang namanya integritas saya tidak akan mempublikasikan itu, catet itu, bahkan saya tahu dimanapun anda punya hutang saya tau, aset anda dimana, hutang anda dimana, karena saya sebagai konsultan pajak yang memegang integritas bahwa saya tidak akan mempublikasan itu, catat baik-baik itu" ungkap Sabar L Tobing
Sabar mengungkap bahwa ia tahu beberapa rahasia eks komisaris PT Lima Sekawan terkait perpajakan, hutang dan aset yang dimiliki oleh mereka.
Tak hanya itu, Sabar L Tobing juga mengungkap bahwa ia tidak akan mempublikasikan hal tersebut karena merasa punya tanggung jawab integritas.
Dalam unggahan video tersebut, juga tampak Jhon Lbf dan Sabar L Tobing merasa kecewa dengan tanggapan netizen dan orang-orang yang menyindir dan meragukan sumber asetnya.
Baca Juga: Ungkap Kecewa dengan Podcast dr Richard Lee, Jhon Lbf Haramkan Asetnya Hasil Money Laundry
Namun, hal ini belum mendapatkan tanggapan balasan dari pihak yang diduga dr. Richard Lee dan eks Komisaris PT Lima Sekawan Indonesia tersebut.
Sumber: Tiktok @capricorn
Tag
Berita Terkait
-
Ungkap Kecewa dengan Podcast dr Richard Lee, Jhon Lbf Haramkan Asetnya Hasil Money Laundry
-
Jhon LBF Beri Klarifikasi Terkait Tudingan Penipuan, Hingga Perusahaan Hive Five Disebut Hasil Rampasan Ilegal!
-
Jhon LBF Digugat 1,8 Miliyar, Korban Ungkap Pemilik Perusahaan Hive Five, Bukan Sabar L Tobing?
-
Menjadi Dosen Termuda? ini Profil Sosok Dibalik kekayaan Jhon LBF
-
Jhon LBF Bantu Tiko dan Ibu Eny, Berikut Sosok Dibalik Kekayaannya..
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
5 HP Baterai Jumbo Paling Murah untuk Menunjang Produktivitas Harian Anda
-
Simbol Kehidupan Baru: Mengapa Telur Menjadi Pusat Perayaan Paskah?
-
Salah Pilih Sampo Bisa Berujung Rambut Kusam: Ini Pentingnya Teknologi Perawatan Kulit Kepala
-
Teror dari Langit: Balon Udara Meledak di Atap Rumah Warga Tulungagung, Polisi Buru Pelaku
-
6 Motor Listrik Paling Cocok untuk Jalan Menanjak, Tenaga Besar dan Tetap Irit
-
7 Fakta Film Dilan ITB 1997, Kapan Tayang di Bioskop Indonesia?
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Daftar Harga HP Oppo Terbaru April 2026, Spek Bagus Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Aerox Alpha Turbo vs Vario 160 April 2026, Mana yang Nyaman Buat Bonceng Ayang?
-
Meta dan Google Dipanggil Komdigi, KPAI Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas