/
Minggu, 02 Juli 2023 | 11:02 WIB
Dewi Perssik (Suara.com/Oke Atmaja)

SUARA SOREANG - Kontroversi seputar sapi kurban Dewi Perssik menjadi perhatian publik. 

Dewi Perssik mengklaim bahwa sapi kurban yang dia beli ditolak oleh Ketua RT di wilayah tempat tinggalnya.

Masalah ini memicu reaksi dari warga wilayah Dewi Perssik. 

Bahkan Ketua RT, Malkan, menyatakan bahwa warganya sempat berencana untuk melakukan demonstrasi terhadap Dewi karena ada dugaan ketidakamanahan yang ditujukan kepadanya.

"Warga saya dari kemarin ingin demo, karena pak RT nya enggak seperti itu masalah dana," ungkap Malkan dikutip Minggu (2/7/2023).

Malkan menjelaskan bahwa pembagian daging kurban di wilayah RW 04, termasuk di masjid tempatnya berada, merupakan contoh pembagian yang tertib.

Malkan tidak menuduh siapa pun terkait tuduhan ketidakamanahan tersebut. 

Dia justru menyarankan untuk bertanya langsung kepada warga mengenai kinerjanya selama ini.

Malkan mengatakan bahwa mungkin ada ketidakpercayaan terhadapnya, entah karena kepercayaan pribadi atau masukan dari orang lain.

Baca Juga: Pemprov DKI Imbau Perbaikan Kepengurusan RT, Begini Caranya

"Iya, mungkin dia enggak percaya. Enggak percaya karena emang enggak percaya atau masukan dari orang, saya enggak tau," ungkap Malkan. 

Namun, ia mengajak semua pihak untuk meminta penjelasan langsung kepada warga sebagai saksi yang dapat menjawab masalah tersebut.

"Kalau soal amanah, mohon maaf, silakan tanya ke warga saya, biar mereka yang jawab masalah itu," pungkas ia. (*)

Load More