SUARA SOREANG - Lady Nayoan, yang merupakan pihak yang terluka dalam kasus perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah, dikabarkan tidak akan melaporkan keduanya ke kepolisian.
Kuasa hukum Lady Nayoan, Ezra Simanjuntak, menyatakan bahwa gugatan cerai yang diajukan oleh kliennya sudah cukup sebagai langkah hukum.
Ezra Simanjuntak menegaskan bahwa Lady Nayoan mempertimbangkan kedekatan Rendy Kjaernett dengan anak-anak mereka sebagai salah satu alasan untuk tidak melaporkan kasus ini ke polisi.
"Kan Pak Rendy juga masih dekat sama anak, jadi kami masih pertimbangkan hal-hal itu," terang Ezra Simanjuntak dikutip dari suara. com, Rabu (26/7/2023).
Pihak Lady Nayoan tidak ingin hubungan ayah dan anak terganggu karena pelaporan polisi.
Meski mereka akan pisah rumah, Lady Nayoan tetap memberi kebebasan kepada Rendy Kjaernett untuk bertemu anak-anak mereka dan menghabiskan waktu bersama.
Keputusan ini diambil untuk memastikan kesejahteraan anak-anak mereka.
Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett juga sudah meminta pengacara masing-masing untuk membahas soal nafkah anak, jika pada akhirnya mereka harus bercerai jika kesepakatan untuk berbaikan kembali tidak tercapai.
Perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah telah membuat heboh publik setelah Lady Nayoan mengungkapkannya melalui unggahan di Instagram.
Baca Juga: 5 Pemain Terancam Tak Dipanggil Lagi ke Timnas Kelompok Umur, Siapa Saja?
Dalam unggahan tersebut, Lady Nayoan bercerita tentang perselingkuhan suaminya dengan Syahnaz Sadiqah yang berlangsung sejak Juli 2022. (*)
Berita Terkait
-
Syahnaz Sadiqah dan Lady Nayoan Dipertemukan hingga Adik Raffi Ahmad Sujud Minta Maaf, Benarkah?
-
Sadar Putuskan Cerai Saat Marah, Lady Nayoan Kini Bimbang Berpisah dengan Rendy Kjaernett: Ini di Luar Pengetahuanku
-
Hendric Shinigami Bantu Rendy Kjaernett Ubah Tato Hingga Berdarah-Darah, Perawatannya Gimana?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!
-
WhatsApp Business Jadi Senjata Andalan UMKM di Ramadan, Ini 10 Fitur Kunci Wajib Maksimal
-
Bawa Como 1907 Singkirkan Napoli, Berapa Bos Djarum Bayar Gaji Cesc Fabregas?
-
3 Alasan Wonderkid PSV Sebas Ditmer Layak Jadi Rebutan Timnas Indonesia
-
Bagikan Trailer Teaser, Dua Pengisi Suara Anime Monster Eater Diumumkan
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Viral! Ditahan Imbang West Ham, Fans Manchester United Puasa Cukur Rambut Hampir 500 Hari
-
Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU